KLIKJATIM.Com | Surabaya - Persebaya U-15 akhirnya menjadi jawara terbaik di ajang Piala Soeratin U-15. Keberhasilan itu didapat setelah di laga final yang dilangsungkan di Stadion Jala Krida Mandala, Surabaya, kemarin pagi berhasil mengalahkan Bhanyangkara FC U-15 lewat drama adu penalti.
Keberhasilan itu di luar dugaan. Sebab, persiapan Persebaya bisa dibilang ala kadarnya. Persiapan tim mepet. Pemain yang diseleksi jumlahnya minim dan sisa dari Elite Pro Academy (EPA) Persebaya U-16.
Baca juga: PT SGN & MKSO Salurkan 105 Ekor Sapi dan 229 Ekor Kambing pada Iduladha 1447 H
’’Mental dan wawasan main sepak bolanya jauh dari ideal,’’ ujar Heri Dul, pelatih Persebaya U-15. ’’Seleksi pemain apa adanya,’’ lanjutnya.
Pria yang juga disapa Dul Hamid itu mencoba gambling saat seleksi. Dia menutup mata soal skill saat itu. ’’Saya mencoba memilih postur dulu. Yang tinggi-tinggi saya ambil. Soal kualitas, bisa dipoles,’’ terangnya.
Ya, Dul Hamid patut bahagia dengan gelar juara yang diraih anak asuhnya. Sebab, Persebaya U-15 mengalahkan Bhayangkara U-15. Tim dipersiapkan matang dengan direktur teknik sekelas Simon McMenemy.
Baca juga: Peringatan Hari Raya Waisak 2570 BE/2026, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Menguatkan Persaudaraan
Persebaya sempat unggul lebih dulu di menit ke-26 melalui Joko Akbar dan bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-33 seusai kartu kuning kedua diterima M. Raditya.
Bermain dengan 10 pemain, Persebaya U-15 kebobolan melalui titik putih di menit ke-42 yang dieksekusi Mido. Skor imbang berlangsung hingga akhir pertandingan.
Hingga dua kali babak tambahan, skor tidak berubah. Pertandingan pun berakhir dengan adu penalti. Di babak adu penalti, tiga tendangan pemain Bhayangkara berhasil ditepis kiper M. Zubairivo A.
Baca juga: Persebaya Pertahankan Francisco Rivera hingga 2029, Jadi Pilar Utama Era Bernardo Tavares
Sementara itu, tiga tendangan pemain Persebaya U-15 berhasil membuahkan gol. Pelatih Bhayangkara U-15 David Prisma Nugraha mengungkapkan tidak kecewa meski kalah. Menurut dia, anak asuhnya sudah memberikan yang terbaik sepanjang turnamen.
’’Kami tidak pernah kebobolan, baru hari ini (kemarin, Red). Kami juga kalah beruntung saja,’’ pungkasnya. (ris)
Editor : Redaksi