KLIKJATIM.Com | Gresik — Banyaknya pohon tumbang kpada Minggu (26/12/2021) di Kabupaten Gresik menjadi evaluasi sekaligus pekerjaan rumah yang oleh Dinas Lingkungan Hidup.
Kendati tidak sampai menimbukkan asalnya korban jiwa, pemerintah seharusnya sudah meminimalisir pohon tumbang sebelum musim hujan tiba. Dengan dilakukan pemangkasan dan pemotongan pohon yang sudah tua di sepanjang jalan.
Baca juga: SiLPA APBD Gresik 2025 Tembus Rp452 Miliar, Lebih Besar dari Belanja Modal
Di akhir tahun 2021 DLH Pemkab Gresik terus melakukan pemangkasan di beberapa pohon di Jalan Raya yang rawan tumbang. Namun dalam perjalanan, LH kesulitan melakukan upaya pemangkasan itu. Diantara kendalanya, LH hanya memiliki satu tim dan satu alat sarpras mobil skywalker untuk memangkas pohon sehingga ada banyak pohon yang terlambat dilakukan pemangkasan.
“Setiap hari kami lakukan pemangkasan, namun SDM petugas hanya 1 tim berjumlah 10 orang, dan hanya ada satu alat mobil skywalker,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mokhammad Najikh.
Disamping itu, menurut Najikh, ada banyak tantangan saat melakukan pemangkasan di beberapa pohon. Mulai dari banyaknya kabel, pemukiman penduduk, dan para pengendara jalan.
“Maka dari itu, kami melakukan pemangkasan bertahap,” ujarnya.
Dan jika terjadi puluhan pohon tumbang lagi, DLH berkolaborasi dengan Dinas Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) beserta PLN. (nul)
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi
Editor : Redaksi