Diduga Ngantuk, Sekeluarga Asal Lamongan Terjun ke Parit

klikjatim.com
Kondisi mobil yang terjun ke parit di Jalan Raya Dusun Brak, Desa Tebaloan, Duduk Sampeyan, Gresik. (ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik--Mobil Honda Mobilio nopol M 1553 VJ nyungsep di parit Jalan Raya Dusun Brak, Desa Tebaloan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, Sabtu (22/2/2020) pagi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan yang menimpa satu keluarga itu.

Mobil tersebut dikendarai Moh. Joni Akbar (30), Ana Darmayanti (30), dan Fazura Dalinda Akbar (2), asal Sambiroto, RT 001 RW 004 Karangsambigalih, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan. Joni bersama istri dan anaknya mengurungkan niat untuk pergi ke Sidoarjo. Mereka kembali ke Lamongan.

Baca juga: Domino Naik Kelas: Surabaya Domino Tournament 2026 Sukses Jaring 1.500 Peserta Menuju Liga Pro

[irp]

Kanit Lantas Polsek Duduksampeyan, Iptu Sukardi mengatakan kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 05.45 WIB.  

Mobil yang dikemudikan Joni itu melaju dengan kecepatan sedang dari arah barat ke timur, atau arah Lamongan ke Surabaya. Saat di Jalan Raya Brak, Joni berniat menghindari lubang kecil di jalan. Namun, dia kaget justru mobil turun ke jalan lantaran salah menginjak pedal gas. Joni lalu membanting setir ke kiri hingga akhirnya terpelanting ke parit. Mobil pun terjun ke parit dalam posisi miring.

"Pengemudi mengaku mengantuk sebentar kemudian menghindari lubang dan banting setir ke kiri," katanya, Sabtu, (22/2/2020).

Petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi, Joni dan buah hatinya tidak mengalami luka serius dalam peristiwa ini. Hanya istrinya, Ana Darmayanti mengalami lecet di bagian dahi.

"Tidak ada korban jiwa hanya luka saja," ujarnya

Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Protokol Bojonegoro Terendam Banjir

[irp]

Joni yang dibawa menuju Mapolsek Duduksampeyan berusaha ditenangkan petugas. Wajah pria berusia 30 tahun terlihat syok usai kejadian yang menimpanya dalam waktu singkat itu.

"Alhamdulilah anak dan istri saya selamat," ucap Joni.

Dia mengaku sebelum banting setir, sempat melihat lubang dan berusaha menghindarinya.

Baca juga: Peringati Hari Kartini, Bupati Bojonegoro Ajak Perempuan Tampil di Garda Depan Pembangunan

Namun, saat melakukan olah TKP tidak ada bekas roda mobil nya saat masuk ke dalam parit. Petugas yang melakukan olah TKP juga memberi tahu bahwa di lokasi kejadian tidak ada lubang. 

Saat ini mobil korban telah dievakuasi dan dibawa menuju bengkel di Kecamatan Duduksampeyan. (iz/mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru