KLIKJATIM.Com | Rembang - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya PT Semen Gresik (SG) Pabrik Rembang, Jawa Tengah, terus melakukan inovasi penghematan bahan bakar ramah lingkungan. Salah satu alternatif pengganti batu bara, SG telah memanfaatkan limbah janggel jagung yang berasal dari tanaman petani di kawasan sekitar pabrik.
[irp]
Baca juga: Alun-Alun Pacitan Bergemuruh, Konsumen Setia Honda Boyong Hadiah Motor dalam Pengundian UKH
Kepala Unit Communication and CSR PT Semen Gresik, Dharma Sunyata mengatakan bahwa inisiatif untuk memanfaatkan limbah janggel jagung milik petani, sebagai alternatif pengganti bahan bakar batu bara ini muncul pada tahun kemarin. Penggunaan bahan bakar dari janggel jagung ini menjadi alternatif pengganti batu bara sekitar 0,06 persen.
"Jadi alternatif bahan bakar ini masih baru," ujar Dharma di Rembang, Kamis (16/12/2021).
Baca juga: Siswa TSM Honda Binaan MPM Sapu Bersih Podium LKS Jatim 2026: Wujud Nyata Sinergi Bagi Negeri
Menurutnya, target SG ke depan akan memanfaatkan area pertanian kebun jagung yang dikelola oleh warga ring 1 ini sebagai alternatif pengganti bahan bakar. "Target sebagai alternatif pengganti bahan bakar ini di angka sekitar 10 persen. Karena saat ini disesuaikan dengan kondisi panen," imbuhnya.
Selanjutnya, diketahui dalam pengelolaan lahan di area pabrik ini melibatkan 338 petani. Mereka adalah warga di ring 1.
Baca juga: Kejutan Awal Tahun: Konsumen Trenggalek Raih Honda PCX160 dalam Pengundian Program UKH
"Per orang menggarap lahan seper empat hektar dan ditanami macam-macam. Ada yang padi, ubi-ubian dan jagung," ujar Bagian Monitoring dan Evaluasi CSR, Ashariatul J. (*)
Editor : Redaksi