KLIKJATIM.Com | Rembang - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya PT Semen Gresik (SG) Pabrik Rembang, Jawa Tengah, terus melakukan inovasi penghematan bahan bakar ramah lingkungan. Salah satu alternatif pengganti batu bara, SG telah memanfaatkan limbah janggel jagung yang berasal dari tanaman petani di kawasan sekitar pabrik.
[irp]
Kepala Unit Communication and CSR PT Semen Gresik, Dharma Sunyata mengatakan bahwa inisiatif untuk memanfaatkan limbah janggel jagung milik petani, sebagai alternatif pengganti bahan bakar batu bara ini muncul pada tahun kemarin. Penggunaan bahan bakar dari janggel jagung ini menjadi alternatif pengganti batu bara sekitar 0,06 persen.
"Jadi alternatif bahan bakar ini masih baru," ujar Dharma di Rembang, Kamis (16/12/2021).
Baca juga: PLN UP2B Jawa Timur Gandeng Media Perkuat Pemahaman Publik tentang Pengelolaan Sistem Kelistrikan
Menurutnya, target SG ke depan akan memanfaatkan area pertanian kebun jagung yang dikelola oleh warga ring 1 ini sebagai alternatif pengganti bahan bakar. "Target sebagai alternatif pengganti bahan bakar ini di angka sekitar 10 persen. Karena saat ini disesuaikan dengan kondisi panen," imbuhnya.
Selanjutnya, diketahui dalam pengelolaan lahan di area pabrik ini melibatkan 338 petani. Mereka adalah warga di ring 1.
Baca juga: Blitar BerStylo Bersama: Pererat Kebersamaan Pengguna New Honda Stylo 160
"Per orang menggarap lahan seper empat hektar dan ditanami macam-macam. Ada yang padi, ubi-ubian dan jagung," ujar Bagian Monitoring dan Evaluasi CSR, Ashariatul J. (*)
Editor : Redaksi