KLIKJATIM.Com | Gresik — Gresik United (GU) melaju ke babak 8 besar di kompetisi Liga 3 regional Jawa Timur (Jatim), setelah menundukkan Persekap Kota Pasuruan dengan skor 2-1 di stadion Gelora Joko Samudro (Gejos), Senin (6/12/2021).
[irp]Baca juga: Putaran Pembuka Moto3 Junior, Pebalap Binaan Astra Honda Siap Taklukkan Sirkuit Barcelona
Dalam pertandingan itu kedua kesebelasan sudah saling serang, tapi anak asuh Subangkit mampu menguasai bola sehingga mengurung pertahanan Persekap Kota Pasuruan.
Hasilnya di menit ke 9' Striker GU Rendi Jaya Firanda mampu mencetak gol ke gawang Persekap Pasuruan, skor 1- 0 sampai babak pertama berakhir.
Pada babak kedua tim GU tetap menekan lawan secara kontinyu.
Meski babak kedua baru memasuki menit ke 49' Rendi Jaya Firanda kembali mencetak gol keduanya, skor pun berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan GU.
Selang beberapa menit kemudian Persekap mampu bangkit namun masih belum bisa membobol gawang GU.
Kegigihan para pemain Persekap akhirnya menghasilkan gol di menit ke 60 melalui kaki Thalib Abdul Halim skor menjadi 2- 1. Kedudukan itu tak berubah sampai pertandingan selesai.
Pelatih Kepala GU, Subangkit mengatakan, meski menang dirinya masih belum puas dengan hasil yang diraih oleh anak asuhnya. Karena masih banyak kesalahan terutama pada passing dan harus dilakukan perbaikan kembali.
"Alhamdulillah kita diberi kemenangan, tetapi masih belum puas dengan permainan tim dan banyak yang harus diperbaiki," kata Subangkit.
Baca juga: Dukung Pemberdayaan Inklusi, BTPN Syariah Buka Lowongan Kerja Strategis untuk Profesional
Subangkit, menyoroti kesalahan elementer yang harus segera diperbaiki yaitu masalah passing. Sedangkan untuk fisik menurutnya tidak ada masalah dan sudah bagus, hanya perlu ditingkatkan sedikit lagi.
"Iya untuk masalah fisik sudah bagus dan tidak ada masalah. Namun yang harus diperbaiki seperti passing yang masih sering salah," ujarnya.
Sementara Pelatih Kepala Persekap Kota Pasuruan, Masdra Nurriza mengatakan, permainan anak asuhnya sudah cukup bagus meski harus mengalami kekalahan.
"Pemain sudah maksimal dalam berjuang di lapangan. Kami harus mengakui kemenangan lawan. Mereka lebih bagus dan pemain kami juga sudah maksimal bekerja keras di lapangan," katanya. (rtn)
Baca juga: Komitmen Dekarbonisasi, TPK Semarang Bangun Fondasi Data Emisi Terukur untuk Daya Saing Global
Editor : Abdul Aziz Qomar