Pamit Cari Rumput, Pria di Tulungagung Ditemukan Meninggal di Sawah

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Tulungagung--Warga Desa Kendal, Kecamatan Gondang, Tulungagung gempar, Jumat (3/12/2021). Pria paruh baya ditemukan meninggal dunia di sawah dekat balai desa.

[irp]

Baca juga: Acuan Regulasi Baru, Menaker Tegaskan Konvensi ILO Jadi Landasan Perlindungan Pekerja Platform Digital

Kapolsek Gondang, AKP Suwancono yang dikonfirmasi mengatakan, laporan penemuan tersebut diterima pihaknya pada pukul 09.00 WIB.

"Kita dapat laporannya sekitar pukul 09.00 WIB, kemudian kita lakukan koordinasi untuk datang ke lokasi," ujarnya.

Usai menerima laporan tersebut,pihaknya langsung berkoordinasi Tim Inafis untuk menuju ke lokasi penemuan mayat.

Dari hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi, mayat tersebut adalah warga desa Notorejo kecamatan Gondang berinisial PR (52), yang sejak Kamis malam kemarin tidak pulang kerumah dan sudah dicari oleh keluarganya namun baru ketemu Jumat pagi ini.

"Korban ini rupanya sudah dicari saudaranya sejak Kamis kemarin, karena tidak pulang kerumah hingga malam hari," jelasnya.

Baca juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pelindo Petikemas Ambon Tanam 2.500 Pohon Produktif di Tawiri

Suwancono menjelaskan, berdasarkan keterangan pihak keluarga yang disampaikan kepada Polisi.

Korban berpamitan pergi mencari rumput sejak Kamis (2/12/2021) dengan membawa sabit dan sepeda motor matic, namun hingga Kamis sore, yang bersangkutan tak kunjung pulang.

Keluarga yang resah mencoba melakukan pencarian namun hasilnya nihil, barulah pada Jumat pagi tadi korban ditemukan dengan kondisi tergeletak dengan pakaian yang masih lengkap.

Baca juga: Akhir Pekan Ini, MPM Honda Jatim Gelar Gathering "Banyuwangi BerStylo Bersama" Bertabur Hadiah Mewah

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis dan tim Inafis Polres Tulungagung, tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan di tubuh korban. Suwancono menyebut, tim medis menemukan kondisi punggung korban yang menghitam serta perut korban yang mengembang, hal ini menandakan korban telah meninggal lebih dari satu hari.

Polisi meyakini,korban meninggal karena sesak nafasnya kambuh, apalagi menurut keterangan saudara korban, sejak 5 hari terakhir ini penyakit korban sering kambuh.

"Tidak ada tanda tanda kekerasan, dan keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah," pungkasnya.(mkr)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru