Gali Tanah, Pria Banyuwangi Tertimbun Longsoran Setinggi 3 Meter

klikjatim.com
Polisi menunjukkan lokasi tanah longsor yang menimbun korban hingga tewas di Banyuwangi

KLIKJATIM.Com | Banyuwangi - Diduga tertimbun longsoran tanah, nyawa Imam Safi’i (37) penggali pasir manual ini tak tertolong. Warga Dusun Sumberbulu Krajan, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi tewas setelah longsoran tanah setinggi 3 meter mengubur dirinya .

[irp]

Baca juga: Gubernur Khofifah dan Mendikdasmen Abdul Mu'ti Lepas 3.600 Lulusan SMK/LKP Jatim Bekerja di Luar Negeri

Menurut saksi mata, korban setiap hariannya sebagai penggali pasir milik Sarengat Ma’aruf yang tak lain adalah Kepala Desa Sumberbulu. Lokasi tambang galian pasir tersebut tak jauh dari rumahnya.

Kapolsek Songgon, Iptu Eko Darmawan, membenarkan adanya seorang pekerja penggali pasir manual milik kepala Desa Sumberbulu, yang meninggal akibat tertimpa tanah yang di galinya.

“Iya memang benar tadi pagi ada pekerja penggali pasir secara manual yang meninggal dunia karena tertimbun longsoran pasir,” katanya.

Baca juga: Menaker Lantik 976 ASN, Tekankan Semangat Belajar, Integritas, dan Kekompakan

Iptu Eko menjelaskan, awalnya korban tersebut berangkat dari rumah ke tempat ia bekerja di temani istrinya sekitar pukul 05.00 pagi, sesampainya di lokasi ia langsung menggali.

“Ketika sampai langsung bekerja menggali, dan istrinya menunggu di gubuk tempat biasa beristirahat di sekitar lokasi. Selang beberapa waktu tanah yang digalinya mendadak runtuh hingga menimpa korban, mengetahui suaminya tertimpa reruntuhan tanah. Istrinya berusaha menolongnya. Namun karena kesulitan, dia berteriak minta tolong, “jelasnya.

“Warga yang mendengar teriakan langsung mengevakuasi korban dan menggalinya, namun korban sudah tidak tertolong lagi,”sambung Eko.

Baca juga: Aksi Dramatis Polres Jember Ringkus Residivis Curanmor: Kejar-kejaran 25 Km hingga Duel Celurit

Berdasarkan hasil dari pemeriksaan medis korban mengalami pendarahan aktif dari dalam mata kiri, hidung dan mulut.

“Terdapat luka di bagian bibir, serta luka lecet di kaki kirinya, luka lebam di bagian leher serta dada atas. Pihak keluarga menolak untuk diautopsi dan segera dimakamkan,” ujar Eko. (ris)

Editor : Apriliana Devitasari

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru