KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Kecelakaan di perlintasan kereta api di Sidoarjo kembali terulang. Kali ini peristiwa tersebut terjadi di perlintasan Desa Durungbedug, Kecamatan Candi. Seorang pengendara motor tewas dalam kejadian ini, Rabu (17/11/2021). Ia tertabrak kereta api komuter Jengala jurusan Mojokerto – Sidoarjo.
[irp]
Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026
Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistyono menerangkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Korban atas nama Dzurrotul Fatikhah (50), warga Dusun Banjarpoh RT 12 RW III, Desa Durungbajar, Kecamatan Candi. Korban mengendarai Honda Vario warna hitam dengan nopol W 2823 OC. “Tadi, korban berkendara motor dari selatan ke arah utara. Saat melintasi rel kereta api tanpa palang pintu di Desa Durungbedug, dia tidak menyadari ada kereta jenggala yang lewat,” tuturnya.
Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan
Ibu rumah tangga tersebut terseret beberapa meter dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sepeda motor yang dinaikinyapun rusak parah. Salah satu saksi mata, M Syaiful Nadib mengatakan, saat itu dirinya berkendara tidak begitu jauh di belakang korban. “Tiba-tiba dia belok dan tidak tahu saat itu ada kereta yang melintas. Sudah saya teriyaki namun mungkin tidak terdengar,” ucapnya.
Pada bulan April 2021 lalu, kecelakaan serupa juga terjadi di jalur kereta Sidoarjo – Mojokerto. Ravina Octa yang saat itu mengendarai Nissan Juke tertabrak kereta api Jenggala di perlintasan tanpa palang pintu di Dusun Gelonggong, Desa Kedungkembar, Kecamatan Prambon. Korban juga meninggal di lokasi kejadian.
Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas
Sugeng Sulistyono mengimbau agar semua penguna jalan waspada saat berkendara. “Jalur antara Sidoarjo Mojokerto banyak yang tidak berpalang pintu. Pastikan kondisi aman sebelum melintasi rel. Jagan buru-buru. Yag penting selamat sampai tujua,” pesannya. (rtn)
Editor : Satria Nugraha