KLIKJATIM.Com | Lamongan—Bupati Lamongan memberikan Apresiasi Insan Kesehatan dalam Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-57, Terutama dalam aspek kerja keras Tenaga Kesehatan (Nakes) dalam menanggulangi pandemi covid-19 di Lamongan.
[irp]
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, 78 Personel Polres Bojonegoro Terima Tanda Kehormatan Negara
Pemerintah Kabupaten Lamongan, Kata Yuhronur Efendi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan kesehatan, khususnya di puskesmas yang telah memperbaiki manajemen layanan kesehatan, baik melalui akreditasi maupun melalui pembangunan zona integritas untuk menuju WBK (Wilayah Bebas Korupsi).
"Dan juga WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani). Hal ini patut terus kita apresiasi agar pelayanan pembangunan kesehatan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Yuhronur.
Selain memberikan apresiasi atas capaian prestasi Insan Kesehatan yang ditorehkan untuk Lamongan, Yuhronur juga menyampaikan penghargaan kepada Kapolres dan Dandim 0812 atas komitmennya dalam membantu percepatan vaksinasi.
Baca juga: Petaka Sopir Mengantuk, Xpander Seruduk Motor, PKL, hingga Warung Sembako di Sumenep
"Juga kami sampaikan apresiasi untuk kader kesehatan (masa bhakti terlama 48 tahun), relawan vaksinator, menyerahkan tali asih kepada tenaga purna kesehatan, dan menyerahkan tahor presiden untuk dokter yang gugur dalam penanganan covid-19. Tidak hanya memberikan berbagai apresiasi dan penghargaan, Pak Yes juga menyerahkan Oksigen Consentrat/Generator Oksigen kepada 13 puskesmas," tutur dia.
Pada kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Yes itu mengajak semua pihak untuk terus berkoordinasi, berkolaborasi, serta terus berbenah memperbaiki pelayanan untuk menghadapi tantangan pembangunan kesehatan kedepannya.
Baca juga: Anggaran Sampang Dipangkas, Komisi II DPRD Desak Desa Mandiri dan Berhenti Berpangku Tangan
"Kita sebagai insan kesehatan, kita sebagai ASN, Kita sebagai pelayanan publik, harus terus hadir di tengah-tengah masyarakat. Kehadiran dan eksistensi kita ini dimaksudkan agar dapat terus memberikan manfaat yang seluas-luasnya. Mari terus kita tingkatkan, untuk mengatasi tantangan-tantangan pembangunan kesehatan kedepan," ungkapnya.
Beberapa penghargaan telah diperoleh Kabupaten Lamongan dalam bidang kesehatan antara lain STBM (Sanisasi Total Berbasis Masyarakat) dari Kemenkes, Juara 1 Asuhan Mandiri (Asman) tingkat provinsi, Juara 2 Nakes Berprestasi tingkat Jatim dengan inovasi Manja Papaku (memandikan jenazah tanpa dipangku), Juara 3 pemulasaran jenazah tingkat Jatim dengan inovasi pemulasaran jenazah covid secara syar’i, hingga perbaikan layanan melalui akreditasi dan pembangunan ZI(Zona Integritas).(mkr)
Editor : Abdul Aziz Qomar