KLIKJATIM.Com | Gresik - Atap sebuah bangunan sekolah SMP Negeri 27 di Desa Dapet, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, jebol, tepatnya di kelas 8 C, dan diduga kayu penyangga atap rapuh.
[irp]
Baca juga: Semarak HUT Ke-81 RI, Icon Mall Gresik Tebar Diskon dan Penawaran Spesial Hingga Akhir Agustus
"Saat kejadian tidak ada proses belajar mengajar, anak-anak sudah pulang sekolah,” kata Plt. Kepala Sekolah SMP 27 Gresik, Nuron saat dikonfirmasi, Jumat.
Nuron mengatakan kondisi sekolah termasuk baru, karena usia bangunan baru lima tahun, dan kini proses belajar mengajar terkendala karena harus dialihkan ke ruang kelas yang berada di belakangnya.
"Kondisi kelas tersebut juga tidak lebih baik. Bagian atapnya juga banyak yang berlubang," kata Nuron.
Ia mengatakan siswa kelas 8 C berjumlah 32 orang, dan sesuai dengan aturan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas hanya 50 persen, sehingga hanya 16 pelajar yang diperbolehkan ikut PTM.
Baca juga: Lahir 17 Agustus, 17 Warga Gresik Dapat SIM Gratis dari Satlantas
“Proses belajar masih berlangsung, anak-anak kami pindahkan ke ruangan yang lain,” katanya.
Dikatakannya, proses pengajuan perbaikan sudah disampaikan, namun belum terlaksana karena terkendala akibat fokus ulang anggaran.
"Untuk melakukan perbaikan enam kelas, ruang laboratorium, perpustakaan dibutuhkan sekitar Rp1,3 miliar. Harusnya Juni 2021 sudah dilakukan pelaksanaan perbaikan, namun masih belum ada," katanya.
Baca juga: Brio Tabrak Truk Gas Alam hingga Terbakar di Tol Sumo, Tiga Orang Luka-luka
Sementara seorang pelajar, Saiful mengaku masih beruntung karena saat kejadian dirinya dan teman-temannya sudah pulang sekolah.
"Semoga segera diperbaiki, kami sedih kalau sekolah seperti ini terus. Bangunannya mengkhawatirkan,” kata Saiful usai menerima pelajaran matematika. (ris/ant)
Editor : Abdul Aziz Qomar