Awal Tahun, Bulog Bojonegoro Baru Serap 500 Ton Beras Dari Target 35 Ribu Ton

klikjatim.com
Wakil Kepala Bulog Bojonegoro, Aan Sugiarto saat ditemui di ruang tamu. (Nur Afifullah/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Sepanjang Januari hingga Pebruari tahun ini, pengadaan beras di Bulog Sub Divre Bojonegoro baru menyerap beras sebesar 500 ton. Jumlah itu sangat jauh di bawah target yang ditetapkan pemerintah sebesar 35 ribu ton beras.

Baca juga: HUT Ke-79 Kemnaker Jadi Momentum Perkuat Vokasi dan Transformasi Green Office

Hal itu disampaikan Waka Bulog Sub Divre Bojonegoro, Aan Sugiarto. Dia Mengatakan, rendahnya serapan saat ini lantaran hasil panen di lapangan memang belum banyak. Karena masih sedikit petani yang panen, bahkan ada petani yang baru tanam.

[irp]

“ Kami prediksi serapan di lapangan baru banyak pada bulan April puncak panen raya,” ujarnya, Kamis (6/2/2020).

Menurutnya selain itu, stok setara beras Bulog tersedia sebanyak 41 ribu ton. Stok tersebut dinilai  cukup untuk memenuhi  kebutuhan beras masyarakat hingga 15 bulan atau satu tahun kedepan.

Baca juga: Komunitas Honda Malang Nikmati Sensasi Night Ride Bersama New Honda Vario Evo 160

“Stok beras yang ada tersebut juga bisa dipakai untuk persediaan beras komersial sebagai Cadangan Beras Pemerintah (CBP),” tutur Aan.

[irp]

Baca juga: Dimeriahkan Ndarboy Genk, Launching New Honda Vario Evo 160 Sedot Ribuan Pengunjung di Sidoarjo

Dalam melakukan penyerapan beras, Bulog Bojonegoro melibatkan puluhan mitra kerja. Selain itu, bulog memiliki satuan tugas (Satgas) dan unit pengolahan gabah dan beras (UPGB). (af/bro)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru