Awal Tahun, Bulog Bojonegoro Baru Serap 500 Ton Beras Dari Target 35 Ribu Ton

klikjatim.com
Wakil Kepala Bulog Bojonegoro, Aan Sugiarto saat ditemui di ruang tamu. (Nur Afifullah/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Sepanjang Januari hingga Pebruari tahun ini, pengadaan beras di Bulog Sub Divre Bojonegoro baru menyerap beras sebesar 500 ton. Jumlah itu sangat jauh di bawah target yang ditetapkan pemerintah sebesar 35 ribu ton beras.

Baca juga: Siswa TSM Honda Binaan MPM Sapu Bersih Podium LKS Jatim 2026: Wujud Nyata Sinergi Bagi Negeri

Hal itu disampaikan Waka Bulog Sub Divre Bojonegoro, Aan Sugiarto. Dia Mengatakan, rendahnya serapan saat ini lantaran hasil panen di lapangan memang belum banyak. Karena masih sedikit petani yang panen, bahkan ada petani yang baru tanam.

[irp]

“ Kami prediksi serapan di lapangan baru banyak pada bulan April puncak panen raya,” ujarnya, Kamis (6/2/2020).

Menurutnya selain itu, stok setara beras Bulog tersedia sebanyak 41 ribu ton. Stok tersebut dinilai  cukup untuk memenuhi  kebutuhan beras masyarakat hingga 15 bulan atau satu tahun kedepan.

Baca juga: Kejutan Awal Tahun: Konsumen Trenggalek Raih Honda PCX160 dalam Pengundian Program UKH

“Stok beras yang ada tersebut juga bisa dipakai untuk persediaan beras komersial sebagai Cadangan Beras Pemerintah (CBP),” tutur Aan.

[irp]

Baca juga: MPM Innovation Day 2026: Perkuat Budaya Inovasi melalui Tema Think Beyond The Frame

Dalam melakukan penyerapan beras, Bulog Bojonegoro melibatkan puluhan mitra kerja. Selain itu, bulog memiliki satuan tugas (Satgas) dan unit pengolahan gabah dan beras (UPGB). (af/bro)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru