Menilik Perkembangan Perkara diduga Keracunan Massal saat Hajatan

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Nganjuk  -  Polres Nganjuk melaksanakan Press Release keracunan massal yang diduga berasal dari makanan saat hajatan dirumah Sumanto di Desa Banaran Kecamatan Kertosono. Press Release dipimpin langsung oleh Kapolres Nganjuk AKBP Jimmy Tana S.I.K dan dihadiri oleh awak media di lobby Polres Nganjuk, Kamis (28/10/2021).

[irp]

Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026

“Update terakhir berdasarkan keterangan yang saya terima dari Kapolsek Kertosono Kompol Pramono, korban yang sudah teridentifikasi sebanyak 51 orang,” jelas Kapolres Nganjuk.

Ia menambahkan, dari 51 orang yang teridentifikasi tersebut dirawat di RSUD Kertosono sebanyak 16 orang, dirawat di Klinik PG Lestari sebanyak 4 orang, rawat jalan 27 orang dan sembuh sebanyak 3 orang, serta meninggal sebanyak 1 orang.

Sumanto mengadakan acara hajatan resepsi Minggu (24/10/2021), dimulai pukul 11.00 WIB. Acara tersebut dihadiri tamu undangan pihak keluarga temanten laki-laki dari Surabaya sekitar 30 dan warga sekitar.

Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan

Senin (25/10/2021) sekira jam 06.00 WIB Sebagian besar tetangga Sumanto yang hadir di acara hajatan mengeluh sakit mual, pusing, muntah dan diare. Sedangkan keluarga dari Surabaya atau pihak temanten pria sebanyak 30 (tiga puluh) orang hingga saat ini tidak ada keluhan seperti yang dialami oleh tetangga dari Sumanto.

Diagnosa sementara dari pihak Puskesmas Banaran menyatakan bahwa korban mengalami seperti ciri-ciri orang yang keracunan makanan. Sebagai Langkah awal, petugas mengamankan sisa makanan dan minuman dari TKP.

Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

“Perkara ini belum bisa saya tingkatkan menjadi penyidikan, mengingat hasil uji lab sampel makanan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk belum keluar, untuk itu diperlukan kehati-hatian agar tidak terjadi salah Langkah dalam menangani perkara ini," pungkas Kapolres Nganjuk. (bro

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru