Atlet Selam Jatim Matangkan Latihan Fisik dan Mental Hadapi PON XX Papua

klikjatim.com
Kegiatan latihan tim selam Jatim menghadapi PON XX Papua

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Tim cabang olah raga (Cabor) Selam Jawa Timur terus memantangkan persiapan menghadapai Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Papua. Persiapan yang kini terus  dimatangkan oleh tim pelatih berkaitan dengan mental tanding para atlet.

[irp]

Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026

Kepala pelatih selam Jatim, Mirza Muttaqien mengatakan, mental tanding menjadi problem utama jelang keberangkatan. Pasalnya, di masa pandemi virus corona atau Covid-19 yang terjadi sejak 2020 ini menghentikan berbagai turnamen baik di luar maupun dalam negeri.

Padahal, turnamen tersebut sangat penting selain untuk mengasah mental tanding dan mengukur kekuatan atlet ketika berlomba dengan atlet luar negeri. 

“Pandemi ini merubah pola latihan biasanya jelang PON ada TC (training camp) luar negeri karena pandemi gak mungkin. Kemudian tidak ada turnamen yang bisa kita ikuti karena adanya kebijakan pembatasan kegiatan,” ujar Mirza saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor BUMD Jatim Grha Utama, Surabaya, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan

Untuk itu, saat ini tim pelatih hanya bisa melakukan time trial. Lawannya adalah atlet-atlet lapis dua yang merupakan jebolan dari Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VI 2019.

“Untuk menjaga mental mereka, kita menggelar simulasi pertandingan dengan mengundang atlet jebolan PORPROV. Walaupun hasil itu tidak bisa menjadi acuan karena tentu situasi saat perlombaan dengan situasi saat time trial itu berbeda. Siapapun yang kesiapannya paling matang bisa melewati itu,” ujar pria yang juga Ketua Pengurus Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jatim itu.

Ia mengaku, hasil time trial tersebut sangat baik karena catatan waktu yang diraih oleh atlet Puslatda Jatim sangat baik dan optimis dapat mencapai target membawa pulang 12 medali emas dari 28 nomor yang dipertandingkan.

Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

Tak hanya itu, lebih membanggakan lagi ternyata dari hasil simulasi tersebut atlet-atlet lapis dua mencatatkan waktu yang sangat baik. “Artinya ke depan kita sudah gak kesulitan untuk mencari atlet untuk PON. Bahkan, dalam simulasi mereka beberapa kali memecahkan rekornya sendiri karena termotivasi untuk mengalahkan seniornya,” pungkasnya.

Dalam PON nanti, kontingen selam Jatim akan diperkuat oleh 22 atlet yang terdiri dari 12 atlet putra dan 10 atlet putri. Adapun untuk nomor kolam 18 atlet dan 4 atlet di nomor finswimming laut. (ris)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru