Ambisi Buka Wisata, Kabupaten Lamongan Kejar 70% Vaksinansi Dosis 1

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Salah satu upaya vaksinasi Covid-19.

KLIKJATIM.Com | Lamongan—Berdasarkan data dashboard S1 Satu Data Covid Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), pencapaian vaksinasi harian Kabupaten Lamongan mencapai 30.098 dosis.

[irp]

Baca juga: Lantik Direktur Kepatuhan BDL, Bupati YES Perkuat Integritas sebagai Budaya Kerja

Data per-13 September itu menjadi yang tertinggi di Jawa Timur, disusul Kota Surabaya 28.423 dosis dan Kabupaten Gresik 24.166 dosis.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memaparkan, saat ini pihaknya berupaya mempercepat pencapaian target 70% vaksinasi dosis pertama.

Selain itu Satgas Penanganan COVID-19 Lamongan saat ini juga menargetkan kelompok lansia yang divaksin bisa mencapai setidaknya 60 persen.

"Saya sampaikan terima kasih kepada tenaga kesehatan, TNI Polri dan relawan yang terus bersinergi dalam percepatan vaksinasi ini," ujarnya, Rabu (15/9/2021).

Pemkab Lamongan sebelumnya sudah melakukan pelatihan pada ribuan relawan desa sebagai petugas input data di setiap desa. Ini adalah salah satu strategi untuk meningkatkan capaian vaksinasi harian.

Ditambahkan Yuhronur, penanganan COVID-19 yang terkendali berbanding lurus dengan pemulihan ekonomi. Saat ini, Maharani Zoo dan Gua Lamongan (Mazoola) masuk dalam salah satu obyek wisata outdoor Indonesia yang dibuka untuk umum.

Baca juga: Tingkatkan Produksi, Puluhan Pembudidaya Ikan Lele Ikuti Pembinaan di Dinas Perikanan Sampang

Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan ketat dengan lima M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas serta penggunaan aplikasi peduli lindungi.

“Alhamdulillah Mazoola masuk salah satu wisata outdoor yang dilakukan uji coba. Jadi masyarakat sudah bisa melakukan kunjungan. Namun jangan lengah, tetap patuhi protokol kesehatan," beber Yuhronur.

Selain Mazoola, Lamongan memiliki sejumlah wisata outdoor lain yang di kelola oleh BUMDes masing-masing desa.

Dibukanya sektor wisata ini diharapkan menjadi pengungkit pemulihan ekonomi Kabupaten Lamongan, karena akan menimbulkan multiplier effect.

Baca juga: COSCO Pilih Terminal Teluk Lamong, Arus Petikemas Internasional Tumbuh Melejit di Atas 90 Persen

Tidak hanya sektor wisata, Yuhronur mengungkapkan pemulihan ekonomi juga diharapkan bisa terjadi melalui sektor UMKM.

"Kami giat mengkampanyekan tagar ayo beli produk Lamongan dan ayo ditumbasi," tandasnya. (bro)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru