Selamat Lamongan PPKM Level Zona Hijau 1, Ponorogo dan Magetan Masih Merah

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Kabupaten Lamongan menjadi satu-satunya daerah di Pulau Jawa yang berada di zona Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1. Data tersebut dirilis oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada 7 September 2021 kemarin.

[irp]

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Sedangkan 16 kabupaten/kota di Jatim lainnya berada di Level 2. Antara lain Tuban, Sumenep, Situbondo, Sidoarjo, Sampang, Probolinggo, Pasuruan, Pamekasan, Kota Surabaya, Kota Pasuruan, Gresik, Bondowoso, Bojonegoro, Banyuwangi, dan Bangkalan.

Untuk Level 3 tercatat ada 19 kabupaten/kota yaitu Tulungagung, Trenggalek, Pacitan, Ngawi, Nganjuk, Mojokerto, Malang, Madiun, Lumajang, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun , Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Batu, Kediri, Jombang, dan Blitar. Adapun daerah yang masih tertahan di Level 4 adalah Ponorogo dan Magetan.

"Terima kasih kekompakan dari semua pihak, termasuk Bupati Walikota bersama Forkopimda se-Jatim, nakes (tenaga kesehatan) dan sebagainya," ujar Khofifah, Rabu (8/9/2021).

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Khofifah menyebut, tren kasus positif, tren rawat inap, tren kematian, tren positivity rate, dan tren BOR semuanya juga mengalami penurunan. Sementara tren tracing mengalami peningkatan.

"Tingkat keterisian tempat tidur atau BOR di Jatim sudah berada sangat jauh di bawah standar WHO, yaitu di bawah 60 persen," ujarnya.

Baca juga: PLN UP2B Jawa Timur Gandeng Media Perkuat Pemahaman Publik tentang Pengelolaan Sistem Kelistrikan

Oleh karena itu, Khofifah meminta agar seluruh elemen masyarakat tidak lengah dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). Sehingga harapanya ke depan Covid-19 akan semakin bisa terkendali dan terus melandai.

"Tetap disiplin protokol kesehatan, mengikuti vaksinasi, tracing dan testingnya juga terus kita tingkatkan," pintanya. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru