Asmanya Kambuh, Tahanan Polres Tulungagung Meninggal Dunia

klikjatim.com
Polisi saat mengevakuasi jasad korban

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Tahanan mapolres Tulungagung kasus kepemilikan Pil Double L berinisial MS meninggal dunia. Warga Kecamatan Ngunut itu menjalani perawatan di RS Bhayangkara, Minggu (05/09) malam.

[irp]

Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron

Kini jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai dengan ketentuan.

Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto melalui Kasi Humas Iptu Nenny Sasongko mengatakan, MS merupakan tersangka kasus pil double L. Dia masuk tahanan sejak 3 hari lalu.

Kondisi MS cukup sehat saat pertama kali di tahanan. Bahkan, yang bersangkutan bisa mengikuti proeses penyidikan dengan lancar. Namun pada Minggu (05/09) siang kemarin, MS mengalami sakit dan memerlukan pertolongan medis.

"Jadi MS ini menunjukkan gejala sakit kemudian dilaporkan ke Urkes dan mendapatkan obat tapi tidak sembuh. Akhirnya dibawa ke RS," ungkapnya.

Kemudian petugas jaga bersama dengan tim medis dari Urkes Polres Tulungagung memberikan obat kepada MS sesuai keluhannya, namun hingga sore hari kondisinya tidak membaik.

Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur

Guna memastikan kondisinya, akhirnya Polisi membawa MS ke RS Bhayangkara. MS langsung mendapatkan perawatan dan menjelang magrib, MS kehilangan nyawa.

"Meninggalnya di rumah sakit, setelah menjalani perawatan kemudian meninggal,"ucapnya.

Sementara itu, Dokter RS Bhayangkara, Irwan Sanjaya mengungkapkan, MS meninggal karena penyakit bawaannya yakni asma. Sehingga nyawanya tak tertolong.

Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun

"Meninggalnya ini murni karena asma yang kambuh," jelasnya.

Pihaknya memastikan, berdasarkan hasil visum tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh MS. "Hasil Visum et Repertum (VER) juga menunjukkan jika korban ini memang meninggal karena asmanya kambuh," pungkasnya. (bro)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru