KLIKJATIM.Com | Gresik - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih terus mencari Muhammad Fuad Toifi Ihsan (22). Pencarian pemuda asal Desa Abar-Abir Kecamatan Bungah yang menjatuhkan diri dari Jembatan Sembayat akibat frustasi ingin kerja itu terus dikebut.
[irp]
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, 78 Personel Polres Bojonegoro Terima Tanda Kehormatan Negara
Dalam operasi SAR/search and rescue, penyisiran dilakukan sampai muara Ujungpagkah. Namun, sampai sore hari belum menemukan pemuda yang diduga bunuh diri tersebut.
Kepala BPBD Gresik, Tarso Sagito menjelaskan, pihaknya bersama tim sudah melakukan Sar Unit (SRU) yang terbagi menjadi tiga kelompok. Masing-masing tim memiliki wilayah dan anggota sendiri. Ketiganya terus saling berkoordinasi.
SRU 1 melakukan penyisiran dari Tenaga Kerja Mandiri (TKM) sampai pos Ngaren Sungonlegowo Bungah. Lalu SRU 2 dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) melakukan penyisiran dari Pos Ngaren Sungonlegowo sampai Pos Randuboto Sidayu. "Sedangkan SRU 3 dari Korps Kepolisian Perairan dan Udara (POLAIRUD) melakukan penyisiran dari Pos Ngaren sampai Muara Ujungpangkah," tandasnya.
Baca juga: Petaka Sopir Mengantuk, Xpander Seruduk Motor, PKL, hingga Warung Sembako di Sumenep
Ditambahkan, perkembangan penyisiran sementara masih nihil. Belum ada tanda-tanda ditemukan jasad pemuda yang merupakan anak bungsu Zainul tersebut.
[irp]
Baca juga: Anggaran Sampang Dipangkas, Komisi II DPRD Desak Desa Mandiri dan Berhenti Berpangku Tangan
Diketahui, ada banyak elemen masyarakat yang ikut serta mencari pemuda asal Abar-abir tersebut mulai dari komunitas sampai lembaga yang terkait. (iz/bro)
Editor : Redaksi