Mangga Hasil Panen Petani Gresik Diekspor ke Singapura Rp 50 Ribu/Kg

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Gresik--Mangga hasil panen petani di Kabupaten Gresik kini tembus di pasar ekspor. Mangga itu diekspor ke Singapura.

[irp]

Baca juga: Inflasi Mei Lebih Tinggi dari April, BPS Ungkap Penyumbang Terbesarnya

Mangga yang diekspor itu jenis harum manis. Harganya 5 dolar singapura atau Rp 50 ribu per kilogram. Mangga tersebut hasil pertanian dari warga Desa Gedangan, Kecamatan Sidayu.

Harga tersebut belum termasuk ongkos kirim ke tujuan Rp 15 ribu per kilogram. Jika dihitung, pendapatan bersih petani dari hasil panen mangga jenis harum manis Rp 35 ribu.

Kamis (26/8/2021) seremoni ekspor mangga itu dilepas Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani. Hadir juga Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budi Kismulyanto dan anggota DPRD Gresik, Syahrul Munir.

Baca juga: Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kodim 0813 Bojonegoro Tegaskan Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia

"Kita ajak seluruh petani dan UMKM di Gresik agar berani keluar di pasar internasional," kata Yani.

Yani mengatakan, dengan difasilitasi Bea Cukai, petani dan UMKM yang memiliki produk unggulan harus berani mencoba pasar internasional. Sebab, pasar di luar negeri justru lebih besar dan potensial memberikan keuntungan.

"Ke depan pasar juga akan diperluas ke China. Makanya produknya harus unggulan, baik pertanian maupun UMKM," ujarnya.

Baca juga: Dongkrak Daya Saing, Kemnaker Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Gratis Bagi Alumni MagangHub

Kepala Bea Cukai Gresik, Bier Budi Kismulyanto mengatakan tidak hanya membantu urusan pengiriman ekspor saja. Namun, Bea Cukai akan memfasilitasi UMKM dan petani yang memiliki produk unggulan hingga kepada pembelinya di luar negeri.

"Kami di Bea Cukai memiliki program klinik ekspor. Harapannya, produk unggulan di Gresik bisa diakomodir semua," imbuhnya.(mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru