KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Bola voli pantai putra Jawa Timur memasang target emas pada PON XX Papua 2021 yang mulai digelar pada 20 Oktober 2021 mendatang.
[irp]
Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026
Andi Ardiansyah sang pelatih mengatakan target tersebut saat ditemui di lapangan bola voli pantai kompleks GOR Sidoarjo, Rabu (25/8/2021) pagi. Waktu yang tersisa diintensifkan untuk berlatih, baik pada pagi dan sore hari. “Untuk persiapan puslatda voli pantai yang tersisa selama 20 hari kedepan, kita fokuskan kerjasama tim. Baik bertahan maupun serangan. Kami targetkan emas, bahkan semoga bisa all Jatim Final karena kita menurunkan dua tim,” ucapnya.
Untuk mencapai target emas, Andi mewaspadai tim kuat lain seperti NTT, Jogja. “Namun kita sudah mengetahui kelebihan dan kelemahan mereka. Maka itu kerjasama tim diperkuat,” terangnya.
Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan
Dua bulan lalu, lanjut Andi, pelatnas persiapan Olimpiade digelar di Sidoarjo. Hal tersebut menjadi tolak ukur kekuatan tim bola voli pantai Jawa Timur. “Di situ kami lihat kekuatan tim-tim kuat calon lawan kita di PON XX mendatang. Sejatinya kita butuh latih tanding, namun batal karena pandemi,” lanjut Andi.
Bola voli pantai putra Jatim menurunkan dua tim, Jatim 1 dan Jatim 2. Mohammad Ashfiya (left defender) berpasangan dengan Rendy Verdian Licardo (right bloker). Sementara itu Bintang Kabar (right defender) berpasangan dengan Yosi Ariel Firnanda (left bloker).
Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas
Sementara itu bola voli pantai putri Jatim juga menurunkan dua tim. Diva Resti Salsabella (right devender) dengan Nur Atikasari (left bloker) masuk dalam tim Jatim 1. Sedangkan tim Jatim 2 adalah Febbry Aury (left bloker) berpasangan dengan Rifda Alia Fadila (right defender).
Sang pelatih tim voli pantai putri, Arif Irawan menargetkan masuk final. “Tim putri ini merupakan tim baru. Jadi masuk final merupakan target realistis. Namun kami ingin memecahkan mitos bahwa tim putri tidak bisa menjadi juara. Lawan terberat kita NTT dan Jogja,” ujarnya. (rtn)
Editor : Satria Nugraha