Gubernur Khofifah Tinjau Vaksinasi di Unmuh Sidoarjo

klikjatim.com
Gubernur Khofifah saat meninjau vaksinasi di Unmuh Sidoarjo.

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo—Untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi, agar herd immunity segera terwujud, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar vaksinasi covid-19 secara internal. Sebanyak 5 ribu vaksin disediakan bagi mahasiswa, para dosen dan keluarganya, karyawan serta warga sekitar.

[irp]

Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026

Ketua panitia pelaksana Umsida COVID-19 Command Center (UC3), Eko Hardiansyah mengatakan, bahwa vaksinasi memang dikhusukan bagi keluarga besar Umsida, agar nantinya bisa tercapai Herd immunity di lingkungan kampus Umsida. Vaksinasi digelar dua kali, hari ini dan Hari Jumat (13/8) di kampus 1 Umsida, Jalan Mojopahit Sidoarjo.

‘’Dengan pelaksanaan vaksinasi ini, diharapkan herd imunnity di lingkungan kampus segera terpenuhi dan terjadi dan kuliah tatap muka secara aman bisa segera digelar,’’ kata Eko, Selasa (10/8/2021).

Rektor Umsida, Hidayatullah berharap, dengan vaksinasi pandemi bisa segera berakhir. Sehingga seluruh Dosen dan mahasiswa dalam keadaan kondusif untuk memulai kuliah offline.

Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan

"Kita berencana tahun akademik 2021-2022, bisa dilakukan perkuliahan secara hybrid learning. Berdasarkan evaluasi perkuliahan secara daring atau online selama 1,5 tahun ini, kami nilai kurang efektif. Terlebih bagi mahasiawa dengan mata kuliah praktikum,” jelasnya.

Sementara itu GubernurJawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, distribusi vaksin yang diterapkan Pemprov Jatim adalah FIFO system, First In First Out. Apabila vaksin dikirim, maka langsung vaksin itu disistribusikan ke Kabupaten Kota, dan secepatnya diberikan kepada masyarakat.

"Maka jikalau berkenan, kalau sekarang ada 5000 dosis, saya rasa hari ini kita bisa nambah 5.000 dosis lagi Pak Rektor. Supaya percepatan bisa kita lakukan," terangnya.

Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

Khofifah berpesan kepada Bupati Walikota tiga wilayah aglomerasi, yakni Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, agar mempercepat vaksinasi.

"Tidak bisa, kalau vaksinasi di Surabaya sudah melampaui 70 persen, lalu Sidoarjo tidak digenjot gak bisa, ini harus jadi satu. Pendekatannya pendekatan aglomerasi," imbuhnya.(mkr)

Editor : Satria Nugraha

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru