KLIKJATIM.Com | Surabaya - Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) Universitas PGRI Adi Buana Surabaya meluncurkar program terbarunya yang dinamakan Eco Enzym. Program tersebut bertujuan untuk mengedukasi warga tentang bagaimana mengolah sampah.
[irp]
Baca juga: Kepercayaan Jadi Fondasi Distribusi Energi, PT Patra Logistik Tunjukkan Perannya di ELSF 2026
Eco Enzym merupakan produk fermentasi yang berbahan organik, bisa dari sampah dapur rumah tangga berupa sisa-sisa sayuran dan kulit serta ampas buah-buahan. Kegiatan Eco Enzym sendiri telah dilakukan pada hari minggu kemarin (9/8/2021) di Kelurahan Keputran, tepatnya Kelompok Tani Suryo Suroboyo di RT 2 RW 3 Kelurahan Keputran.
Dosen pembimbing Annah Hubaedah, SST., M.Keb mengatakan, kegiatan Eco Enzym dilakukan dengan tujuan mengedukasi masyarakat untuk dapat mendaur ulang sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat, mengingat wilayah RT 2 RW 3 berdekatan dengan pasar terbesar di Jawa Timur.
“Memilih lokasi kelompok tani Suryo Suroboyo di RT 2 RW 3 Kel Keputran salah satunya karena di kampung ini yg ada kampung tani berlokasi terdekat dengan pasar sayur terbesar di Jawa Timur dan banyak sampah sayur serta buah yang melimpah bisa dimanfaatkan lebih berdaya guna lagi," kata Annah Hubaedah, SST., M.Keb.
Eco Enzym belum banyak diketahui oleh warga Kota Surabaya, melalui Edukasi dari Program PHP2D Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, relawan Eco Enzym berharap dapat memberikan manfaat dari edukasi ini dan dapat diterapkan oleh warga sekitar supaya dapat bermanfaat lagi untuk warga sekitar.
Baca juga: Laka Maut di Tikungan Gumitir: Nekat Mendahului, Truk Hantam Pengendara Motor Hingga Tewas
“Ingin ECO Enzym lebih banyak lagi yang mengaplikasikan terutama di kampung kampung karena sangat bermanfaat bagi bumi dan juga lingkunga," Ungkap Mentor Relawan Eco Enzym Ni Ketut Aptiningsih Kawi ,Amd,Kep.
Sementara itu, Senat Mahasiswa Fak Sains dan Kesehatan Univ PGRI Adi Buana Surabaya Sukma Dyah Prasasti berharap, dengan adanya Program tersebut diharapkan dapat terjalin kerjasama antara pihak kampus dengan Kelompok tani dan Komunitas Eco Enzym, semakin banyak penerapannya dampak dari manfaat yang didapatkan juga semakin besar untuk warga sekitar.
“Semoga dengan terlaksananya pelatihan dan praktek aplikasi ECO Enzym di kelompok tani Suryo Suroboyo bisa memanfaatkan secara memaksimalkan hasil ECO Enzym ini dan terjalin kerjasama yang baik antara Kampus, Kelompok Tani serta Komunitas ECO Enzym,” Ungkap Sukma Dyah Prasasti.
Baca juga: Sakit Hati Berujung Pidana, Pemuda di Sampang Nekat Sebar Video Pornografi Hasil Rekam Layar
Hal senada juga disampaikan dari pihak perwakilan warga RT 2 RW 3 Kelurahan Keputran bahwa Program PHP2D Universitas PGRI Adi Buana Surabaya ini juga akan sangat bermanfaat dan memiliki dampak yang besar kepada kampungnya.
“Dengan terpilih dan terealisasi PHP2D di kampung kami memberikan angin segar bagi kelompok tani selama pandemi ini yang hanya mengembangkan UKM dan pembemberdayaan ekonomi,” Jelas Lailiana Indriawati Ketua Kelompok Tani Suryo Suroboyo sekaligus Ketua RT 2 RW 3 Kel Keputran. (bro)
Editor : Redaksi