Pasien Covid-19 Melonjak, RSI Jemursari Surabaya Ditutup Sementara

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Islam (RSI) Jemursari, Surabaya terpaksa lockdown atau ditutup sementara. Sebab pasien Covid-19 yang dirawat jumlahnya sudah overload.

[irp]

Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim

Tidak hanya itu saja. Namun, sebanyak 50 tenaga kesehatan (nakes) di RSI Jemursari juga terpapar Covid-19.

Saat dikonfirmasi, Humas RSI Jemursari, Ibnu pun membenarkan terkait penutupan sementara layanan IGD tersebut.

Dirut RSI Jemursari, dr Bangun Trapsila Purwaka pun mengungkapkan, bahwa saat ini sebanyak 15 bed IGD memang penuh dengan pasien Covid-19. Sehingga layanan IGD terpaksa dilockdown.

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Bangun mengungkapkan, sejumlah pasien juga terpaksa harus menunggu berhari-hari di IGD. Bahkan, beberapa pasien meninggal dunia sebelum dirujuk ke ruang isolasi.

"Ada yang beberapa hari menunggu, dua hari, karena sekarang ini tempat tidur (isolasi) itu tunggu pasien pulang atau berpulang. Kalau enggak pulang ya meninggal," ungkap Bangun, Minggu (4/7/2021).

Dia juga membenarkan bahwa 50 nakes di RSI Jemursari saat ini terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga, hal tersebut membuat pelayanan di RSI Jemursari juga terganggu.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Lebih lanjut disampaikan, saat ini seluruh kapasitas yakni 140 bed isolasi dan ICU di RSI Jemursari juga penuh. Itu termasuk bed isolasi untuk pasien anak-anak.

"Sudah penuh 100 persen. 140 bed," bebernya. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru