KLIKJATIM.Com I Pasuruan - Ada 45 ribu lampu penerangan jalan umum (PJU) telah berdiri di wilayah Kabupaten Pasuruan. Pemkab mengeluarkan anggaran sampai Rp 2,4 miliar sebulan untuk bayar listrik. Kini, warga bisa melintas malam hari di sepanjang jalan hingga pelosok desa.
[irp]
Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron
Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Hanung Widya Sasangka mengatakan, lampu-lampu PJU itu menerangi jalan-jalan. Dari perkotaan hingga perkampungan. Pemkab Pasuruan harus merogoh kantong hingga Rp 28,8 miliar dalam setahun.
”Biaya listrik PJU memang besar. Karena jumlah lampunya memang puluhan ribu titik,” jelasnya.
Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur
Dari tahun ke tahun, jumlah PJU juga bertambah. Pada 2020, ada tambahan 768 titik PJU baru. Artinya, biaya listrik juga semakin naik. Jika pada 2020 biaya listrik Rp 27 miliar, tahun ini naik menjadi lebih dari Rp 28 miliar.
”Hampir setiap tahun, biaya listrik PJU memang naik,” pungkasnya. (*)
Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun
Editor : Redaksi