KLIKJATIM.Com I Pasuruan - Ada 45 ribu lampu penerangan jalan umum (PJU) telah berdiri di wilayah Kabupaten Pasuruan. Pemkab mengeluarkan anggaran sampai Rp 2,4 miliar sebulan untuk bayar listrik. Kini, warga bisa melintas malam hari di sepanjang jalan hingga pelosok desa.
[irp]
Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026
Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Hanung Widya Sasangka mengatakan, lampu-lampu PJU itu menerangi jalan-jalan. Dari perkotaan hingga perkampungan. Pemkab Pasuruan harus merogoh kantong hingga Rp 28,8 miliar dalam setahun.
”Biaya listrik PJU memang besar. Karena jumlah lampunya memang puluhan ribu titik,” jelasnya.
Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan
Dari tahun ke tahun, jumlah PJU juga bertambah. Pada 2020, ada tambahan 768 titik PJU baru. Artinya, biaya listrik juga semakin naik. Jika pada 2020 biaya listrik Rp 27 miliar, tahun ini naik menjadi lebih dari Rp 28 miliar.
”Hampir setiap tahun, biaya listrik PJU memang naik,” pungkasnya. (*)
Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas
Editor : Redaksi