Desa Digital di Pulau Bawean, Usung Konsep Smart Governance hingga Smart Economy

klikjatim.com
Bupati Gresik, Fandi Ahmad Yani saat melaunching desa digital disela-sela kunjungan kerja ke Pulau Bawean.

KLIKJATIM.Com | Gresik—Meski berada di kepulauan, sejumlah desa di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik tetap terus berupaya untuk ‘melek digital’. Salah satunya Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura.

[irp]

Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun

Desa tersebut kini mulai menerapkan pelayanan digital bagi warganya. Berbagai sektor layanan masyarakat bisa diakses secara online. Milsanya, di urusan birokrasi, kesehatan hingga urusan ojek online.

“Cukup diakses melalui smartphone masing-masing warga sudah tersambung,” kata Bupati Gresik, Fandi Ahmad Yani, saat melaunching aplikasi Simpeldesa di Desa Sidogedungbatu, Pulau Bawean, Rabu (9/6/2021).

Baca juga: Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN dan Pemprov Bali Akselerasi Infrastruktur Energi Bersih

Yani mengatakan, program Simpeldesa ini bagian dari kolaborasi antara pemerintah desa dan Pemkab Gresik mempermudayah pelayanan masyarakat. Dengan aplikasi digital, kata Yani, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan informasi dan menyampaikan aspirasi.

“Komitmen kami di Pemkab Gresik yakni menciptakan smart governance, smart society dan smart economy,” kata bupati yang akrab disapa Gus Yani.

Baca juga: Tinjau Green Port Terminal Teluk Lamong, Staf Ahli Kemenhub Apresiasi Komitmen Dukung Net Zero Emission 2060

Dengan aplikasi Simpeldesa warga nantinya akan menerima seluruh informasi yang berhubungan dengan desa. Mulai layanan administrasi kependudukan, info lowongan kerja desa, konsultasi kesehatan dan informasi seputar pasar desa.

“Yang tak kalah menarik yaitu fitur tani desa. Layanan ini nantinya akan langsung menjadi media transaksi antara pembeli yang langsung terkoneksi dengan petani di desa,” terang dia. (*)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru