Belasan Warga Ponorogo Makamkan Jenazah Positif Covid-19 Tanpa Prokes

klikjatim.com
Plt Kadinkes Ponorogo, Agus Pramono. (Fauzy Ahmad/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Ponorogo—Sebanyak 18 warga di Desa Pondok, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo harus menjalani swab antigen secara massal. Mereka diketahui telah menguburkan jenazah yang dinyatakan positif covid-19 tanpa protokol kesehatan (prokes).

[irp]

Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo, Agus Pramono mengatakan, kasus ini berawal dari pasien di desa tersebut terkonfirmasi covid-19. Namun tidak mau dirawat ataupun isolasi mandiri. 

"Kemudian pasien covid-19 itu meninggal dunia. Keluarga pun memakamkan dengan cara biasa. Tanpa menggunakan protokol kesehatan," ujarnya, Selasa (8/6/2021). 

Dari situ, kata dia, warga pun melakukan pemulasaran tanpa prokes. Rupanya setelah dilakukan tracking. Ada 3 keluarga dekat yang terkonfirmasi covid-19.

Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan

"Tim melakukan tracing lagi. Hari ini kami lakukan swab massal. Ada 18 warga swab antigen. Mulai pukul 09.00 WIB tadi," bebernya. 

Hasilnya, ada satu warga positif. Dia berharap kasus covid-19 di Desa Pondok, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo tidak meledak. Sehingga tidak ada klaster baru di bumi reog. 

Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

"Hari ini hasilnya ada 1 positif. Bisa saja bertambah. Tapi saya harap tidak. Biar tidak membludak kasus di Ponorogo," beber pria yang juga menjabat sebagai Sekda Ponorogo ini. 

Hingga hari ini di Ponorogo, secara komulatif ada 4204 pasien terkonfirmasi positif 19. Sembuh 3.684 pasien, meninggal 427 dan kasus aktif 93 pasien. (mkr)

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru