Pemkab Bojonegoro Gelar Lomba Tangkap Tikus, Per Ekor Rp 2.000

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Untuk mengurangi populasi hama tikus, Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menggelar lomba tangkap tikus. Setiap satu ekor tikus dihargai Rp 2.000.

[irp]

Baca juga: Penonton Karnaval Budaya Jember Panik, Pos Kamling Ambruk Disenggol Pick Up Muat Sound Horeg

Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Bojonegoro, Zaenal Fanani mengatakan, program ini digelar di Kecamatan Kanor. Kecamatan Kanor dipilih karena populasi tikus sangat banyak, sebab merupakan daerah dataran rendah dan lembab.

"Kita agendakan di Kecamatan Kanor dulu, nanti kalau ini sukses akan diteruskan di seluruh kecamatan di Bojonegoro," kata Zaenal Fanani kepada klikjatim.com, Kamis (3/6/2021).

Baca juga: Buka Kantor Baru dan Siapkan Kejutan Kader Anyar, DPD PSI Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gus Fawait

Dikatakan Zaenal, peserta lomba ini juga dikhususkan hanya bagi para petani dan kelompok tani di Kecamatan Kanor. Setiap satu ekor tikus dihargai Rp 2.000 bagi yang bisa menangkap. Sementara bagi kelompok tani dengan buruan terbanyak akan dihadiahi Rp 50 juta

"Kita coba gerakan yang belum pernah kita adakan, yaitu lomba berburu tikus dengan memberikan imbalan kepada petani yang ikut berburu tikus ini," katanya.

Baca juga: Dari Ekonomi hingga Literasi, Patra Logistik dan Universitas Airlangga Kolaborasi Jalankan Program TJSL di Surabaya

Zenal menegaskan, car acara berburu tikus sebagai langkah pemerintah dalam mengendalikan hama tikus setelah pemasangan jebatakan listrik dilarang di Kabupaten Bojonegoro dilarang melalui peraturan bupati (perbup).

“Pemasangan jebakan listrik di sawah sudah dilarang. Kami harap para petani mematuhinya,” tegas dia. (mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru