Pemkab Gresik Berencana Dirikan Sekolah Inklusi di Setiap Kecamatan

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Gresik—Pemkab Gresik berencana mendirikan sekolah inklusi di setiap kecamatan. Sebab, selama ini sekolah bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) itu masih terpusat di kota.

[irp]

Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026

Harapannya, dengan dibangun sekolah ABK itu, guru pendamping atau orang tua tidak perlu ke kota hanya untuk menimba ilmu. “Kami akan membuat semacam resources center anak inklusi di tiap kecamatan supaya tidak jauh-jauh ke kota,” ujar Wabup Gresik, Aminatun Habibah (Bu Min), kemarin.

Nantinya lanjut Bu Min, resources center di tiap kecamatan itu. Tidak hanya cuma memberikan pendampingan pendidikan saja. Tapi juga diberi ketrampilan kepelatihan. Sehingga bisa mendapatkan rejeki sesuai kemampuannya.

Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik, Mahin menambahkan, sebetulnya mulai 2019 pendidikan anak inklusi sudah dilakukan indoor maupun outdoor. Namun karena ada pandemi Covid-19, pendidikan tersebut sementara ditiadakan.

“Pendidikan inklusi di Gresik sudah jauh lebih bagus dibanding daerah lain. Tidak salah jika pada 2011 lalu ditetapkan sebagai percontohan pendidikan inklusi,” imbuhnya.

Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

Sementara Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Inklusi Dinas Pendidikan Pemprov Jawa Timur, M.Ilyas menyatakan guna mendukung pendidikan inklusi. Gubernur sudah menerbitkan Pergub namun malah maju setingkat dengan Gresik. Pasalnya, daerah tersebut sudah memberlakukan perda bagi anak berkebutuhan khusus.

“Pendidikan inklusi di Gresik sudah maksimal. Pasalnya, ada perda yang mendukung bagi anak berkebutuhan khusus,” pungkasnya. (*)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru