KLIKJATIM.Com | Pacitan - Sebuah truk bermuatan pupuk 30 ton terjun bebas di jurang Pacitan, Rabu (19/5/2021) pagi. Tepatnya di Jalan Raya Pacitan-Ponorogo KM 40 Dusun Dagen, Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan.
[irp]
Baca juga: Kabupaten Sumenep Pimpin Daerah Berinflasi Terendah di Jawa Timur pada Juni 2026
"Tadi pagi kendaraan R10 Hino Tronton bermuatan 30 ton pupuk," ujar Kasat Lantas Polres Pacitan, AKP Budi Setiyono, Rabu siang.
Dia menceritakan kronologisnya, kendaraan R10 Hino Teronton FM8JW1A EGJ bernopol L 8859 UN warna hijau yang disopiri Yoyok Supriyadi (36), warga Kecakatan Jati, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah melaju dari arah utara ke selatan (Ponorogo-Pacitan). Sesampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tepatnya jalan menurun diduga kendaraan mengalami masalah pada rem.
Baca juga: Tembus Pasar Global, Gubernur Khofifah Lepas Ekspor 405 Ton Ikan Kaleng Banyuwangi
Karena terjadi rem blong secara tiba-tiba, sehingga membuat pengemudi tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya. "Remnya blong, sehingga menabrak tebing dan melaju masuk jurang sedalam (sekitar) 50 meter," kata AKP Setiyono.
Akibatnya sopir truk tewas di lokasi dengan kondisi kepala pecah. "Kepalanya pecah. Sopir meninggal dunia di tempat. Sudah kami evakuasi dibawa ke rumah sakit terdekat," terangnya.
Selain itu, pupuk yang dibawanya juga berhamburan di jurang. Hingga kini petugas juga masih proses melakukan evakuasi truk.
"Jurangnya kan dalam. Jadi petugas cukup kesulitan untuk melakukan evakuasi truknya," pungkasnya. (nul)
Editor : Fauzy Ahmad