KLIKJATIM.Com | Nasional - Ketatnya persaingan pasar semen di domestik membuat PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (Perseroan) terus melakukan terobosan. Misalnya dengan mulai memperkuat pasar di tingkat regional.
Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan Semen Indonesia, Sigit Wahono menerangkan, saat ini perseroan mengoptimalkan seluruh fasilitas distribusi. Mulai dari utilisasi, maupun kapasitas untuk mendukung pengiriman produk ke kawasan regional.
Baca juga: Topang Stabilitas Ekonomi Nasional, Pendapatan PLN Tembus Rp582,68 Triliun di Tahun 2025
Sekarang perseroan masih merampungkan semuanya. Meliputi integrasi seluruh fasilitas produksi dan distribusi paska akuisi PT Solusi Bangun Indoensia Tbk (SBI).
[irp]
“Semen Indonesia sedang fokus menggarap pasar Asia Selatan dan Asia Tenggara. Seperti Bangladesh, India, Sri Lanka, Maladewa, Filipina, dan Timor Lest," papar Sigit di depan awak media dalam media gathering di Semarang, Sabtu (30/11/2019).
Pada tahun 2019 ini, perseroan juga berhasil memperluas jaringan ekspor di kawasan Asia Timur. Salah satunya China yang sedang mengalami kekurangan produksi semen.
Lebih lanjut, Sigit menuturkan untuk pengelolaan pasar ekspor dilakukan melalui PT Semen Indonesia Internasional.
[irp]
Baca juga: Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Pulau Mandangin Sampang Masih Nihil
Perseroan juga aktif mengikuti berbagai forum pameran dan misi dagang untuk memperkuat jaringan ekspor di negara-negara tujuan, sekaligus menjajaki pasar baru di kawasan regional.
Selanjutnya, untuk penjualan ekspor tahun ini diakui ada kenaikan sekitar 13 persen. Dalam periode Januari hingga Oktober 2019, perseroan mencatatkan volume penjualan ekspor mencapai 3,38 juta ton dari fasilitas produksinya di Indonesia. (nul/roh)
Editor : Redaksi