KLIKJATIM.Com | Lamongan--Panjang pantai di Kabupaten Lamongan mencapai 47 kilometer. Juga memikiki 5 tempat pelelangan ikan (TPI) serta terdapat 3.432 kapal milik nelayan.
[irp]
Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026
Bupati Lamongan ,Yuhronur Efendi menjelaskan, selain perikanan tangkap yang produksinya mencapai sekitar 79 ribu ton, di Lamongan juga terdapat perikanan budidaya yang mencapai 56 ribu ton pertahun, sehingga total produksinya sekitar 136 ribu ton per tahun.
"Bahkan, di sini nilai transaksinya juga mencapai 2,6 Triliun per tahun. Hal ini menjadikan sektor perikanan di Lamongan tertinggi di Jatim," jelasnya.
Selanjutnya di Kabupaten Lamongan, TPI yang paling besar berada di kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong. TPI tersebut luasnya kurang lebih 8 ha, terdapat 25 sampai 30 kapal yang beroperasi setiap harinya, yang mampu melaut 1 hingga 2 minggu.
Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan
Bupati Lamongan yang akrab dipanggil YES tersebut juga mengungkapkan, nilai produksi di TPI Brondong ini mencapai 53 ribu ton dengan nilai transaksi 1 sampai 1.5 triliun per tahunnya.
Oleh karena itu, saat bertemu dengan Presiden Jokowi di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong, Kamis (6/5/2021) siang tadi, YES mengaku, bahwa seluruh aspirasi nelayan telah disampaikannya kepada Presiden dan telah disetujui.
Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas
"Seluruh aspirasi nelayan sudah saya sampaikan ke Bapak Presiden dan akan ditindaklanjuti dan disetujui untuk dibangun. Ada empat hal yang disetujui yakni pengerukan di dua titik lokasi, perbaikan lampu mercusuar dan yang keempat terkait triporteur. Saya dipesan oleh beliau untuk menindaklanjuti dengan membuat surat," tambah YES.
Hal tersebut ia sampaikan, supaya TPI di Lamongan ini lebih higienis dan produksi pangannya lebih bagus untuk kebutuhan eksport. Selain itu, ia juga minta ke Presiden untuk memberikan arahan, motivasi dan semangat kepada masyarakat Lamongan, khususnya kepada para nelayan yang melaut di perairan pantura Lamongan. (*)
Editor : Abdul Aziz Qomar