KLIKJATIM.Com | Surabaya—Puluhan karyawan armada bus Damri melakukan mediasi bersama manajemen di Perum Damri Cabang Surabaya, Jalan Kali Rungkut, Surabaya, Senin (3/4/2021). Sayangnya, mediasi tersebut juga belum membuahkan hasil.
[irp]
Baca juga: Tertinggi di Jawa Timur, Capaian Koperasi Merah Putih Lamongan Tuai Apresiasi Menko Pangan
Mediasi itu sendiri menyusul belum terbayarnya secara penuh gaji para karyawan BUMN tersebut sejak bulan Mei 2020 lalu. Sebelum mediasi berlangsung, puluhan karyawan tersebut juga sempat menggelar unjuk rasa.
Para karyawan itu membeberkan sejumlah poster dan banner tuntutan soal pelunasan gaji hingga meminta penggantian manajer karena dinilai tidak profesional. "Kami itu nggak aneh-aneh, kami hanya menuntut hak gaji kami," ujar Tjatur seorang driver Damri.
Baca juga: Sinyal Kereta Api Jember–Bondowoso Kembali Menyala, Tim Ahli Mulai Petakan Jalur Nonaktif
Ia menjelaskan, pihaknya bersama puluhan karyawan lain terpaksa menggelar aksi unjuk rasa kembali lantaran sikap manajemen yang dinilai kurang kooperatif.
Tidak hanya itu saja, pihaknya juga mengancam akan mogok kerja jika hari ini, Senin (3/5/2021) tidak ada kejelasan tentang pelunasan gaji dari pihak manajemen.
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, 78 Personel Polres Bojonegoro Terima Tanda Kehormatan Negara
"Kewajiban itu sudah kami penuhi, kalau ada penumpang jam 1 malam kami siap hadir, jam berapapun kita siap hadir, tapi kenapa kami diperlakukan seperti ini, salah kami apa?," tandasnya. (mkr)
Editor : Redaksi