KLIKJATIM.com | Tulungagung - Berbagai upaya telah dilakukan oleh sejumlah nelayan dan warga di sekitar pantai Bayem desa Keboireng kecamatan Besuki Tulungagung, untuk mengembalikan Hiu Paus ke tengah laut, setelah tersangkut jaring nelayan pada Kamis (22/04) kemarin sore.
[irp]
Baca juga: 357 Kasus Kecelakaan Ditangani Satlantas Polres Tulungagung Hingga April 2026
Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil, Hiu Paus dengan panjang 4 meter dan berat mencapai 1 ton tersebut akhirnya dipastikan mati.Baca juga: Kejaksaan Negeri Tulungagung Akan Lelang 5.292 Liter Solar Sitaan
Pokdarwis pantai gemah dan bayem, Rojikin mengatakan, cara cara manual telah dilakukan pihaknya sebisa mungkin untuk mengembalikan Hiu Paus tersebut ke tengah laut. "Semalaman sudah kita coba balikin lagi ke tengah laut mas, tapi gagal, " ujarnya.
Kini setelah dipastikan mati, pihaknya masih kebingungan menyediakan lokasi kuburan untuk ikan berukuran raksasa tersebut. Rojikin menyebut, kuburan yang dipilih haruslah yang tidak menimbulkan imbas lain,misalnya imbas bau busuk, mengingat pantai Bayem merupakan salah satu lokasi tujuan wisata di Tulungagung."Lha itu nanti bagaimana prosesnya kita tunggu pihak yang berwenang saja," ucapnya.
Baca juga: Bobol Tembok Minimarket di Tulungagung, Komplotan Pencuri Sikat Barang Senilai Rp 92 Juta
Kini bangkai Hiu Paus tersebut menjadi tontonan warga sekitar yang tak jarang juga ikut mengabadikan moment tersebut. (bro)
Editor : Iman