Petani di Sumberrejo Bojonegoro Mengeluh Sulit Dapatkan Pupuk Subsidi

klikjatim.com
Petani di Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro saat merawat tanaman padi.

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Petani di Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk subsidi. Para petani di Kecamatan itu menjerit karena di saat sedang kesulitan akibat dampak dari pandemi covid-19, mereka juga kesulitan mendapatkan pupuk subsidi.

[irp]

Baca juga: Demo Ricuh di Dinas Pertanian Sampang, Mahasiswa Tuntut Mafia Pupuk Ditindak dan Usut Hilangnya Hand Traktor

Menyikapi hal itu, anggota Fraksi Partai Nasdem DPRD Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Suyono angkat bicara. Suyono meminta, pihak terkait jangan persulit petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi

Ia mengatakan, ini sudah memasuki masa tanam padi kedua, para petani mengeluhkan ketersediaan pupuk bersubsidi yang akan digunakan memupuk di sawah mereka, mereka masih mengalami kesulitan. Padahal dari pemerintah pupuk sudah di kurangi karena pandemi, dan sekarang penyerapan pupuk ke petani masih juga belum tersampaikan sesuai rencana.

"Petani masih mengaku belum bisa mendapatkan pupuk bersubsidi hingga 50 persen," ujar Politisi Nasdem Senin (12/4/201).

Menurutnya, anggaran mengenai pupuk tahun ini berkurang hingga 41 Triliun dari RDKK se Indonesia, dan dari kekurangan anggaran ini agar distributor, kios pupuk dan kelompok tani harus serius dalam mengalokasikan pupuk ke petani.

Baca juga: Ekonomi Nasional Menguat, Arus Peti Kemas Pelindo Terminal Petikemas Tumbuh 6,87 Persen di 2025

"Kami minta pupuk bersubsidi agar segera didistribusikan oleh pihak yang berkompeten, sehingga petani tidak mengalami kecemasan dalam mendapatkan pupuk bersubsidi untuk tanaman padinya," imbunya

Sementara itu, Budi (45) salah satu petani di Kecamatan Sumberrejo mengeluh yang biasanya mendapatkan 8 sak hingga sekarang musim tanam kedua masih belum sampai 50 persen.

"Saya biasanya untuk memupuk sawah membutuhkan 8 sak pupuk namun, di masa tanam kedua ini saya belum mendapatkan jumlah pupuk bersubsidi untuk sawah saya yang seharusnya 8 sak, dan sampai saat ini saya belum bisa mendapatkan 50 persen atau 4 sak," kata Budi.

Baca juga: Tudingan Pencemaran Nama Baik Berujung Laporan Polisi, Kades Sumberagung dan Warga Akhirnya Damai

Dikatakan, keluhan ini tidak dirasakan sendirian, melainkan juga dirasakan oleh petani lainnya, sehingga petani di wilayah Sumberrejo ini banyak yang mengalami kecemasan karena pupuk yang akan digunakan untuk memupuk sawah mereka belum tersedia, akibat sulitnya mendapatkan pupuk.

"Semoga pupuk subsidi ini bisa turun agar para petani tidak was was," pungkasnya. (mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru