Rumah Dinas Wali Kota Malang Dilempari Kertas dan Nyala Api Flare

klikjatim.com
Petugas Satpol PP Pemkot Malang sedang memunguti kertas lipatan berbentuk pesawat yang berserakan di depan rumah dinas Wali Kota Malang

KLIKJATIM.Com | Malang - Rumah Dinas Wali Kota  Malang,  Sutiaji di Jalan Ijen Nomor 2 Kota Malang dilempari pesawat lipatan kertas oleh puluhan orang Senin (5/4/2021) sore. Aksi itu diduga dilakukan sebagai bentuk protes kisruh Yayasan Arema yang hingga kini belum tuntas.  

[irp]

Baca juga: Perempuan Diduga Curi Uang Swalayan Rp48 Juta, Terjatuh dari Lantai Tiga Saat Kabur

Kejadian tersebut terekam dalam sebuah video amatir berdurasi delapan detik yang tersebar di platform media sosial. Dalam video itu tampak seorang petugas Satpol PP Kota Malang sedang memungut pesawat kertas di halaman rumah dinas Sutiaji. Di luar pagar rumah dinas Sutiaji terlihat nyala flare berwarna merah yang mengeluarkan kepulan asap.

Kapolsek Klojen, Kompol Nadzir Syah Basri membenarkan. Kejadian itu terjadi sekitar pukul 5 sore. Nadzir mengatakan dalam pesawat kertas itu bertuliskan pesan untuk selamatkan yayasan Arema. “Disinyalir ada sekitar 10 orang yang  ingin menyampaikan aspirasi dari mereka terkait masalah yayasan Arema,” ujar Nadzir kepada wartawan.

Baca juga: Pemkot Malang Bagi-Bagi Hibah untuk 13 Ormas Senilai Rp 975 Juta

Nadzir menuturkan bahwa puluhan orang tidak dikenal itu menyalakan flare terlebih dahulu. Kemudian baru melempar pesawat. Dia menambahkan bahwa dari olah TKP kepolisian tidak ada kerusakan dari insiden tersebut. “Kami sarankan untuk melaporkan ke Polresta  Malang, ini nanti di Satreskrim Polresta Malang Kota yang tangani,” kata Kapollsek Klojen.

Kepala Satpol PP Kota Malang, Priyadi mengamini. Pihaknya langsung melakukan pengamanan ekstra di rumah dinas Sutiaji setelah insiden tersebut. “Pasca kejadian, kami langsung kirim satu peleton kesana. Terus rupanya situasi sudah kondusif,” tuturnya

Baca juga: Pemkot Malang Kaji Penggunaan Kendaraan Listrik untuk Tekan Beban Operasional

“Sehingga saat ini kami hanya menambah satu regu atau sekitar 10 personel untuk berjaga di rumah dinas Walikota Malang,” kata Priyadi. (ris)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru