KLIKJATIM.Com | Gresik--Moda transportasi umum di Bawean selama ini belum tersedia. Namun, mulai April 2021 nanti, Dinas Perhubungan (Dishub) memastikan dua unit angkutan bisa beroperasi di Pulau Puteri tersebut.
[irp]
Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron
Sejumlah pegawai Dishub mengadakan sosialisasi bersama warga Bawean. Tujuannya, begitu angkutan tersebut beroperasi warga sudah tau dan bisa memanfaatkan.
Kepala Dishub Gresik Nanang Setiawan mengatakan, angkutan umum yang akan beroperasi mulai April nanti bisa dimanfaatkan secara gratis. Namun untuk tahap awal, angkutan tersebut untuk fasilitas umum. “Belum ada spesifik untuk siswa, ya untuk umum saja,” ucapnya, Jumat (26/3 /2021).
Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur
Bagi masyarakat Bawean yang akan berpergian bisa memanfaatkan angkutan tersebut. Apalagi untuk mengelilingi jalan lingkar Bawean hanya butuh waktu 1-2 jam saja. “Nanti setelah penerapan, tentu akan kami evaluasi kemudian akan kami ajukan ke Dirjen Perhubungan darat untuk pengembangannya,” imbuh Nanang.
Sementara, Kabid Angkutan Dishub Gresik Muhammad Amri mengatakan, angkutan yang akan beroperasi di Bawean itu berjumlah dua unit. Masing-masing memiliki dua kali putaran. Artinya dalam sehari masyarakat bisa menjumpai angkutan sebanyak empat kali,” ujarnya.
Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun
Nah saat ini pihaknya tengah menyesuaikan dengan kearifan lokal. Hal tersebut menyangkut model angkutan yang akan beroperasi di sana. Sebab, mayoritas masyarakat Bawean adalah nelayan, sehingga model angkutannya disesuaikan.
“Angkutannya gratis, tapi kan warga sering membawa barang-barang seperti ikan dalam jumlah banyak. Nah ini kami sandingkan lagi dengan masyarakat agar angkutan lebih tepat guna,” tutupnya. (mkr)
Editor : Redaksi