KLIKJATIM.Com | Gresik — Mulai April nanti penyebrangan dari Pulau Bawean ke Gili Noko bakal difasilitasi oleh Pemkab Gresik. Rencananya, akan disediakan satu perahu penyebrangan secara gratis. Namun di tahap awal belum untuk wisatawan. Melainkan untuk masyarakat Gili dan sekitarnya yang bekerja atau dinas ke luar Gili.
[irp]
Untuk menuju ke Gili Noko atau Gili dibutuhkan waktu sekitar 30 menit. Biasanya selain warga setempat, banyak sekali wisatawan berkunjung ke pulau itu. Yakni menggunakan perahu nelayan dengan biaya Rp 350-400 ribu pergi pulang.
Warga Gili biasanya melakukan perjalanan. Karena disana memang ada pemukiman. Namun sangat terbatas. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan, warga harus menyebrang ke Bawean dulu. Dari keterbatasan inilah rencana perahu gratis itu muncul.
Kabid Angkutan Dishub Gresik Muhammad Amri mengatakan, mulai April nanti akan dimulai perahu gratis untuk penyebrangan Bawean ke Gili Noko. Namun untuk sementara hanya disediakan satu perahu. “Pertama dikhususkan untuk masyarakat yang akan ke pasar maupun guru dan tenaga kesehatan,” ucapnya, Jumat (19/3 /2021).
Untuk memberikan fasilitas itu, Pemkab Gresik telah menyediakan dana Rp 200 juta untuk membeli perahu atau pengadaan perahu penyebrangan. Nantinya dana itu langsung diproses oleh pihak desa setempat. Begitu juga pengelolaan kedepan juga akan dilakukan oleh pihak desa.
Baca juga: Semarak HUT Ke-81 RI, Ribuan Siswa TK dan PAUD Pangarengan Sampang Ikuti Lomba Mewarnai
Perlu diketahui, perahu penyebrangan dari Bawean ke Gili Noko itu biasanya berkapasitas 20-30 orang. Apabila ke depan untuk fasilitas wisatawan, Pemkab harus memikirkan kelanjutannya. Sebab, Gili Noko merupakan daya tarik Bawean itu sendiri. “Pengembangabnya nanti kondisional. Kalau perlu ditambah ya dianggarkan. Tapi lihat dulu perkembangannya,” tutup Amri. (bro)
Editor : Redaksi