Khofifah Beri Nama Pisang Mulyo untuk Varietas Unggulan Dampit Malang

klikjatim.com
Gubernur Jatim Khofifah saat menyaksikan penanaman Pisang Mulyo yang menjadi unggulan warga Desa Desa Srimulyo, Dampit, Malang

KLIKJATIM.Com | Malang - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa memberikan nama baru untuk pisang unggulan warga Desa Srimulyo, Dampit. Namanya Pisang Mulyo, yakni sejenis pisang ijo yang digemari oleh warga.  Pisang tersebut merupakan hasil temuan para petani desa setempat.

[irp]

Baca juga: Pemprov Jatim Percepat Pemetaan Sumber Air untuk Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian

"Pisang ini merupakan penemuan baru warga desa. Dan ini akan menjadi produk unggulan warga Desa Srimulyo sehingga dengan ini saya beri nama Pisang Mulyo,” kata Gubernur Jatim Khofifah sebelum menanam pisang temuan warga di area tanah perkebunan yang telah disediakan para petani setempat.

Menurut Khofifah, berdasarkan penjelasan para petani sejarah ditemukannya pisang jenis baru yang bernama Pisang Mulyo tersebut merupakan hasil kreativitas para petani. “Yang dilakukan oleh Petani desa ini sangat bagus, makanya saya saya menyempatkan diri untuk berkunjung,” tegasnya.

Baca juga: Mulai Hari Ini Sampai 17 Agustus, Naik TransJatim Cuma Bayar Rp 81

Pada kesempatan itu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan bantuan sembako dan alat tulis kepada warga Desa Srimulyo. 

Sementara itu Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Budiar, menyebutkan jika hasil dari kunjungan Gubernur Jatim pada hari ini, bakal segera ditindaklanjuti agar pembudidayaan pisang Mulyo bisa semakin berkembang pesat.

“Pisang ini ukurannya memang lebih besar dan berbuah banyakdibandingkan jenis lainnya sehingga Ibu Gubernur tertarik untuk mengembangkan dan membantu budidaya pisang asal Dampit ini,” jelasnya.

Baca juga: Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Tertinggi Dwija Praja Nugraha

Untuk itu, lanjut Budiar, budidaya pisang yang baru diberi nama ini, diharapkan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat setempat di tengah situasi pandemi Covid-19. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru