PT Barata Garap Proyek Pembangkit Listrik di Korsel

klikjatim.com
Turbin produksi PT Barata Indonesia

KLIKJATIM.Com | Jakarta - PT Barata Indonesia (Persero) lewat Pabrik Komponen Turbin, Cilegon, turut berpartisipasi dalam proyek pembangkit listrik ” Smart Energy Center ” milik perusahaan Korea Selatan, SK Hynix yang berlokasi di Cheongju.

[irp]

Baca juga: Ketua DPRD Gresik Sesalkan Tunggakan Triliunan PT Barata Indonesia ke Vendor, Upayakan Percepatan Pembayaran

Dalam kerjasama tersebut, perseroan akan mengerjakan komponen pembangkit listrik, Condenser serta LP Outer Casing yang akan digunakan di Pembangkit Listrik Cogeneration yang berbasih LNG dengan kapasitas 570 MW. Dalam keterangan resmi perusahaan yang dikutip Senin (15/3), kapasitas tersebut cukup untuk digunakan bagi kebutuhan bagi 500rb rumah tangga.

Baca juga: Barata Indonesia Nunggak Bayar ke Ratusan Vendor, Pabrik di Gresik Didemo

Selain mengerjakan permintaan dari SK Hynix, Pabrik Komponen Turbin juga telah mengantongi beberapa proyek komponen pembangkit listrik lainnya diantaranya BQPS III Unit 20 Condenser (Bangladesh) dan Unique Condenser (Bangladesh).

Kemudian ada juga Hynix Icheon Condenser & LPOC (Korea Selatan), Zhoushan GT 20 & GT 30 Combustion Chamber (China) dan RDMP Balikpapan Condenser Unit 1-5 (Indonesia).

Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes

PT Barata Indonesia (Persero) adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa EPC, konstruksi dan manufaktur. Barata mengalami beberapa tahapan transformasi sejak berdiri. Berawal dari cikal bakal Perseroan NV BRAAT pada tahun 1924.

Pada 2018, PT Barata Indonesia (Persero) berhasil meraih pendapatan Rp 3,65 trilliun, laba bersih Rp 67,8 miliar dengan total asset sebesar Rp 4,55 triliun dan total ekuitas sebesar Rp 1,2 triliun. (ris)

Editor : Much Taufiqurachman Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru