Modus Menuduh Korban, Pelaku Ambil Sepeda Angin Pelajar SMP Saat Perjalanan Pulang

klikjatim.com
Nampak VGA (berseragam) bersama ayahnya saat melapor ke Mapolres Gresik. (ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik – VGA siswa SMPN 3 Gresik menjadi korban pencurian disertai ancaman. Modus pelaku dengan menuduh korban telah ikut tawuran, sebelum akhirnya berhasil merebut sepeda angin dari tangan pelajar kelas VII tersebut.

Informasi yang dihimpun, kronologis peristiwa ini bermula ketika korban dalam perjalanan pulang ke rumah. Namun secara tiba-tiba muncul dua orang tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor, Senin (4/11/2019) siang kemarin.

Baca juga: Kolaborasi BRI dan Polres Gresik Perkuat Akses SIM bagi Penyandang Disabilitas

Kedua pelaku langsung mepet korban yang tengah mengayuh sepeda angin. Awalnya pelaku pura-pura bertanya sebuah alamat, sambil pundak korban ditepuk.

[irp]

Setelah itu, korban dituduh ikut tawuran. Korban ditakut-takuti bahwa keluarga korban tawuran sedang mencarinya. "Kalau tidak nurut, saya diancam dihabisi," kata VGA.

VGA yang masih polos akhirnya percaya begitu saja. Lalu, pelaku membonceng VGA dengan dalih bertemu keluarga korban tawuran. Sedangkan sepeda angin miliknya (VGA) dibawa satu pelaku lainnya.

Baca juga: Wujudkan Ekosistem Pendidikan Berkeadilan, Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 26 Sekolah di Kediri

Korban yang masih menggunakan seragam sekolah diajak berputar-putar, sembari dipaksa mengakui telah ikut tawuran. VGA hanya bisa pasrah.

VGA disuruh turun dan menunggu keluarga korban tawuran di dekat gang Masjid Jami' atau dekatnya Alun-alun Gresik. Bocah ini ditinggal sendirian.

[irp]

Baca juga: Pererat Sinergi Ulama–Umara, Kapolres Gresik Silaturahmi ke MUI

Tetapi setelah ditunggu lama, keluarga korban tawuran yang disebut-sebut pelaku tak kunjung datang sampai Maghrib. Akhirnya, VGA diantarkan pulang oleh RT setempat ke rumahnya dalam kondisi bingung. Sepeda angin miliknya juga raib dibawa kabur pelaku.

Selanjutnya, Ayah VGA, Budi Susatyo langsung mendatangi Mapolres Gresik pada Selasa (5/11/2019). Dia melaporkan peristiwa ini dan meminta kepolisian untuk meringkus pelaku karena sangat meresahkan masyarakat.

"Nangis, sepedanya hilang langsung shock sampai rumah," kata Budi di SPKT Mapolres Gresik tadi. (iz/nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru