KLIKJATIM.Com | Jember - Bencana banjir terjadi di wilayah Kecamatan Dringu, Kab Probolinggo, Rabu (10/3/2021) kemarin. Ribuan warga terdampak hari ini, Kamis (11/3/2021) sudah mulai disuplai bantuan baik dari Pemprov Jatim dan Pemkab Probolinggo.
[irp]
Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes
"Untuk banjir di Dringu ini, kami mengkoordinasikan kebutuhan bantuan untuk kedaruratan pasca bencana. Bantuan apa yang diberikan Pemkab Probolinggo dan yang belum tercover, maka dibantu Pemprov Jatim. Jadi fokusnya pada proses penanganan pasca bencana. Penanganan ini sifatnya sharing antara Pemkab dan Pemprov, untuk penanganan darurat perkuatan tanggul sepanjang 43 meter dengan tinggi 7,5 meter," kata Plt Kepala Bakorwil V Jember, Benny Sampirwanto saat ditemui di Kantor Kecamatan Dringu.
Ia mengatakan, saat ini banjir sudah mulai surut. Namun dampak pasca banjir masih perlu diperhatikan, terutama warga yang rumahnya sempat terendam air harus segera dibersihkan, termasuk akses jalan desa yang masih terdapat sedimentasi atau endapan lumpur bekas banjir.
Baca juga: Terbaru, Magic Lightening Premium Diamond 1 Glowing Bisa Atasi Masalah Jerawat Wajah
Selain itu, kata dia, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa sore ini juga memberikan bantuan sosial seperti paket sembako bagi warga terdampak banjir. Gubernur juga akan meninjau lokasi pasca banjir.
Data yang diperoleh JNR, untuk warga terdampak banjir terdapat di empat desa. Pertama Desa Dringu sebanyak 901 KK atau 2.641 jiwa, kedua Desa Kedungdalem 529 KK atau 1.764 jiwa, ketiga Desa Kalirejo 350 KK- 1.059 jiwa, dan keempat Desa Tegalrejo 57 KK atau 228 jiwa.
Baca juga: Bupati Hendy Pantau Langsung Vaksinasi Covid-19 di Sekolah Perempuan Jember
Untuk jumlah pengungsi masih fluktuatif, karena ada pengungsi yang pulang untuk membersihkan rumah. Sementara terpantau masih terdapat puluhan warga yang mengungsi di Gedung SDN Kedungdalem I.
Perlu diketahui, banjir yang terjadi kemarin akibat hujan dengan intensitas deras mulai jam 13.30 WIB. Khususnya wilayah Sumber dan Bantaran Kabupaten Probolinggo, sehingga debit air mengalami peningkatan yang bermuara di Sungai Kedungdalem sehingga tidak mampu menampung. Debit air akhirnya meluap kerumah warga pada jam 15.25 WIB di daerah Desa Kedungdalem dan Desa Dringu Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo. Menurut warga luapan sungai saat ini lebih besar dari pada beberapa hari sebelumnya. (hen)
Editor : Wahyudi