KLIKJATIM.Com | Pasuruan--Program vaksinasi di Kabupaten Pasuruan hingga saat ini baru menyasar 1,2 persen orang. Tercatat, hingga saat ini baru 12.654 orang telah divaksin.
[irp]
Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron
Dari jumlah tersebut, 5 ribu antaranya adalah tenaga kesehatan (nakes). Sementara 7 ribu lainnya merupakan pelayan publik meliputi ASN, DPRD, guru dan tenaga layanan publik lainnya.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan Agus Eko Iswahyudi mengungkapkan, jumlah warga yang tersentuh vaksin memang masih minim. Bahkan jauh dari target sasaran vaksin.
Di Kabupaten Pasuruan, ada setidaknya 1.016.774 orang yang menjadi sasaran vaksin. “Tapi sejauh ini baru 12.654 orang yang disuntik vaksin,” ujar Agus saat mewakili Kepala Dinkes Kabupaten Pasuruan Ani Latifa.
Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur
Menurut Agus, jumlah tersebut memang masih jauh dari target. Karena baru sekitar 1,2 persen yang disuntik vaksin. Hal ini bukan tanpa alasan. Ketersediaan vaksin dari pemerintah pusat menjadi faktornya.
Karena program tersebut bergantung dengan persediaan vaksin yang diberikan pemerintah pusat. “Begitu dapat jatah, kami langsung laksanakan penyuntikan. Karena kendala utamanya, memang pada ketersediaan vaksin,” urainya.
Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun
Meski masih rendah, vaksinasi tersebut diklaimnya cukup efektif dalam menekan penyebaran Covid-19. Terbukti ada penurunan kasus demi kasus. Saat ini hanya ada beberapa kasus yang muncul. Padahal, sebelumnya bisa sampai puluhan.
“Tingkat kesembuhan juga sangat tinggi. Hanya tersisa sekitar 91 pasien yang positif Covid-19 saat ini,” bebernya. (ris)
Editor : Redaksi