KLIKJATIM.Com | Lamongan - Sebanyak 37 butir peluru dan senjata api (pistol) rakitan ditemukan tergeletak di pinggir jembatan pertigaan Jalan Kusuma Bangsa, Kota Lamongan, Senin (8/3/2021). Benda berbahaya yang diduga milik pelaku kejahatan itu ditemukan Hari (60) tukang becak asal Desa Lopang Kecamatan, Kembamngbahu, Kabupaten Lamongan.
Baca juga: Komitmen Perkuat Infrastruktur Ketahanan Pangan, Bupati Yes Sabet Pemimpin Daerah Awards 2026
[irp]
"Pistol dan 37 butir peluru aktif ditemukan secara tidak sengaja di pinggir jembatan pertigaan Jalan Kusuma Bangsa Lamongan. Pistol rakitan dan puluhan peluru aktif yang ditemukan Hari terbungkus plastik hitam," kata kaur Bin Ops Satreskrim Polres Lamongan, Iptu Turkhan Badri.
Baca juga: Wisuda SELANTANG 2026, 208 Lansia di Lamongan Siap Jadi Pribadi Sehat dan Berdaya
Dikatakan, dari keterangan saksi penemu, Hari merasa curiga dengan kantong plastik berwarna hitam yang tergeletak di bahu pinggir jalan. Awalnya saksi menganggap bahwa di dalam kantong plastik tersebut berisikan makanan. Karena penasaran, ia kemudian membuka bungkusan tersebut. "Begitu dibuka ternyata isinya pistol dan peluru yang masih aktif," kata Turkhan.
Setelah menemukan pistol dan puluhan amunisinya, Hari kemudian memanggil rekan sesama tukang becak. Kasus penemuan peluru dan pistol tersebut kemudian dilaporkan ke polisi. Polisi yang menerima laporan selanjutnya mendatangi lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi termasuk Hari. "Kami sudah bawa pistol tersebut ke Mapolres Lamongan dan kita juga sudah mintai keterangan sejumlah saksi," ucapannya.
DIjelaskan, pihaknya masih menyelidiki asal muusal senjata api tersebut. Ia menyimpulkan, senjata api jenis laras pendek itu adalah jenis senjata api rakitan. Sementara itu, senpi dan 37 buah butir peluru serta kabel warna merah yang ada dalam kantong plastik itu diamankan sebagai barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut.
Baca juga: Tatap Musim 2026/2027, Persela Lamongan Resmikan Tiga Sponsor Utama dan Pastikan Finansial Aman
"Masih meminta keterangan para saksi termasuk yang menemukan. Nanti kalau sudha terungkap pemiliknya kita akan sampaikan lebih lanjut," pungkas Turkhan. (ris)
Editor : Abdul Aziz Qomar