Disasak Kereta Api, Pengendara Motor di Probolinggo Pergi Selama-lamanya

klikjatim.com
Kecelakaan kereta api

KLIKJATIM.Com I Probolinggo - Kereta Api mencabut nyawa Muhamad Sajid, 20. Pria asal Dusun Ujung Gunung RT. 03 RW. 09 Desa Jatirejo Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan itu tewas setelah dihantam KA Sri Tanjung di perlintasan KA yang ada di Desa Sumberkedawung Leces Kabupaten Probolinggo.

[irp]

Baca juga: Aksi Dramatis Polres Jember Ringkus Residivis Curanmor: Kejar-kejaran 25 Km hingga Duel Celurit

Insiden kecelakaan pemotor ditabrak kereta api itu terjadi sekitar pukul 16.04. Itu bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Revo nopol N 5983 XV melaju dari arah Barat ke Timur. Setiba di perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu korban diduga kurang hati-hati dan tidak memperhatikan kereta api yang melaju dari arah utara. Sehingga korban beserta sepeda motornya terpental sejauh 20 meter setelah dihantam kereta api Sri Tanjung jurusan Lempuyangan–Banyuwangi.

Akibat kejadian itu korban langsung tewas di lokasi kejadian akibat luka berat setelah dihantam kereta api. Korban yang merupakan karyawan KSP Bangun Jaya Bersama Pasuruan langsung dievakuasi dan dibawa ke kamar mayat RSUD Dr M Saleh Kota Probolinggo.

Baca juga: Topang Stabilitas Ekonomi Nasional, Pendapatan PLN Tembus Rp582,68 Triliun di Tahun 2025

“Korban sendiri langsung meninggal di lokasi kejadian. Untuk sepeda motornya rusak berat akibat ditabrak kereta api sampai terpental sejauh 20 meter,” jelas Ghozali.

Kanitlaka Satlantas Polres Probolinggo Iptu Nyoman Harayasa saat dikonfirmasi mengatakan, kecelakaan pemotor ditabrak kereta api diduga karena kurang hati-hati nya pengendara sepeda motor. Diduga korban saat hendak menyeberang rel perlintasan kereta api tidak memperhatikan arus kereta api dan tidak berhenti lebih dulu. Padahal kereta api Sri Tanjung sudah dekat dari lokasi kejadian. Sehingga kecelakaan pun tidak dapat dihindari pemotor langsung meninggal di lokasi kejadian.

Baca juga: Hadapi Tantangan Geopolitik Global, Wamenaker Tekankan Penguatan SDM Maritim Berbasis SKKNI

“Korban langsung dievakuasi ke kamar mayat untuk dilakukan visum. Selanjutnya korban sudah dibawa ke rumah duka,” pungkasnya. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru