Bayi Mungil Dibuang di Ladang Warga Kecamatan Grati Pasuruan

klikjatim.com
Bayi laki-laki ini ditemukan warga tergeletak di ladang warga Kecamatan Grati Pasuruan

KLIKJATIM.Com | Pasuruan  -Seorang bayi laki-laki ditemukan warga Dusun Rembang, Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan di areal pinggir ladang tebu dalam kondisi tanpa busana, Minggu (31/1/2021).  Bayi tersebut diduga sengaja dibuang oleh orang tuanya untuk menutupi aib.

[irp]

Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes

Bayi ini ditemukan pertama kali oleh Jumatin atau yang akrab disapa Buana (62)  petani Minggu pukul 14.30. Infonya, siang itu, Buana hendak membeli pupuk di rumah H. Padal tidak jauh dari rumahnya. Namun saat didatangi ke rumahnya, ternyata H. Padal sedang keluar. Ia pun memutuskan untuk pulang.

“Awalnya saksi ini ingin membeli pupuk. Cuma saat hendak pulang ke rumahnya, Buana ini tiba tiba ingin buang air kecil. Karena sudah tidak tahan, ia pun buang air kecil di seputaran area ladang Tebu,” ungkap Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy Purwanto.

Dan pada saat sedang buang air kecil itulah, dirinya mendengar suara tangisan yang cukup kencang. Ia lantas mencoba menyari sumber suara tersebut berasal. Dan setelah ditelusuri, ternyata suara tangisan tersebut berasal dari sesosok bayi laki-laki. Dan saat ditemukan pertama kali, kondisi bayi cukup mengenaskan.

Baca juga: Marak Dugaan Pungli, Dispendik Pasuruan Didemo

Baca juga: Terbaru, Magic Lightening Premium Diamond 1 Glowing Bisa Atasi Masalah Jerawat Wajah

Bayi itu dalam kondisi tanpa busana dan diletakkan di pinggiran ladang tebu dengan hanya ditutupi daun pare. Karena iba, Jumatin langsung menggendong bayi dengan berlari untuk dibawa pulang ke rumahnya. Setibanya di rumah, bayi itu langsung dimandikan dan dibersihkan oleh Sumiada, 42 yang merupakan keponakan Jumatin.

“Saat ini bayi berada di rumah Jumatin. Dia ingin merawat dan mengadopsi bayi laki-laki tersebut. Kami masih melakukan penyidikan untuk mencari orang tua bayi itu dengan menghubungi kades dan bidan desa,” pungkas AKP Endy Purwanto. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru