KLIKJATIM.Com | Gresik - Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Prambangan di Jalan Mayjend Sungkono Gresik ini sudah hampir setahun rusak. Ada tiga ruang atapnya ambrol. “Pihak sekolah sudah lapor, awalnya dua dua ruangan yang ambrol sejak sekitar bulan April lalu, dan siswa sempat masuk sebentar, ” ungkap warga yang enggan disebutkan namanya.
[irp]
Kondisi mempritahtinkan juga terjadi di ruangan lainnya. Kayu penguat atap genteng sudah keropos dan mulai retak. Sementara pihak sekolah merunkan genteng agar tidak memakan korban saat ambrol. “Satu kelas gentengnya sudah diturunin, takut ambrol. Papan di kelas juga keropos,” ujarnya, Kamis (27/1/2021).
Kondisi sekarang gedung dipastikan tidak bisa digunakan untuk kegaitan belajar mengajar. Beruntung bertepatan dengan pandemi Covid-19, proses pembelajaran dilakukan dengan h daring atau online.
Baca juga: Pergunu Keberatan Wacana Penambahan Rombel SMP Negeri di Gresik, Padahal Hal Itu Juga Usulan Dewan
Laki-laki itu pun menyayangkan tak segera diperbaiki. Padahal di masa lalu sekolah ini tergolong favorit. “Dulu sekitar tahun 1980, sampai tahun 90an sekolah ini nomer 1 bahkan anak Gending Surabaya sekolah disini. Dulu besar, dan banyak ruangan sekitar ada 200 an murid sekitar,” bebernya.
Sementara itu Kepala Seksi Saran dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik menjelaskan. Ruang kelas yang rusak di SD Prambangan atau UPT SDN 26 Gresik sudah melakukan pengajuan penghapusan aset.
Baca juga: Cegah Pungli di Sekolahan, Kadispendik Gresik Keluarkan Instruksi Ini
“Tahun 2020 tidak ada anggaran untuk pembangunan sarana prasarana, semuanya fokus ke penanganan kasus Covid-19, sedangkan untuk anggaran perbaikan tentunya ada prioritas untuk sekolah yang memamg mendesak,” paparnya saat dikonfirmasi.(rtn)
Editor : Redaksi