KLIKJATIM.Com I Probolinggo – Proses pembelajaran di Kabupaten Probolinggo masih memakai sistem daring. Keputusan ini didasari hasil evaluasi perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo. “Kabupaten Probolinggo tetap untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ),” kata Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo, Fathur Rozi, Sabtu (23/1/2021) .
[irp]
Baca juga: Tak Teliti Terima Order Online, Penjual Kue di Probolinggo ini “Kecopetan”
Fathur mengakui rencananya pembelajaran tatap muka digelar di awal tahun 2021 yakni akhir Januari. Namun melihat perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo, ditetapkan untuk sementara di Kabupaten terapkan PJJ.
”Berdasarkan hasil evaluasi terhadap perkembangan Covid-19 di Kabupaten Probolinggo, PTM belum bisa dimulai,” katanya.
Baca juga: Kapal Motor Nelayan Tenggelam di Gili Ketapang
Fathur menjelaskan, pembelajaran semester genap tahun ini sudah dimulai. Penerapan PJJ demi memutus penyebaran Covid-19. ”Seperti sebelumnya, pembelajaran bisa melalui dalam jaringan (daring) maupun luar daringan atau berkelompok,” terangnya.
Diketahui sebelumnya, dalam dua bulan terakhir, perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo terus meningkat. Tiap harinya, puluhan kasus Covid-19 baru terjadi dan menambah angka kasus Covid-19.
Baca juga: Kedatangan Banjir Dadakan, Warga Probolinggo Tak Sempat Selamatkan Harta Benda
Hingga kemarin, total secara akumulatif ada 2.635 kasus Covid-19. Sebanyak 211 kasus Covid-19 yang aktif dan 2.284 kasus dinyatakan sembuh. Bahkan, kasus kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Probolinggo sudah tembus 140 kasus. (hen)
Editor : Redaksi