Teras Rumah Longsor, Warga Malang Ikut Hanyut Terseret Arus Sungai

klikjatim.com
Teras milik korban yang yang hanyut terseret arus sungai di Blimbing, Malang.

KLIKJATIM.Com | Malang—Nasing nahas meninmpa Roland Sumarno (40) warga Jalan Sandang, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Dia hanyut terseret arus sungai setelah teras rumahnya longsor akibat derasnya arus sungai, Senin (18/1/2021) sore.

[irp]

Baca juga: Menaker Lantik 976 ASN, Tekankan Semangat Belajar, Integritas, dan Kekompakan

Selain itu, dua sepeda motor korban juga ikut terseret arus. Beruntung istri korban yang bernama Yunica (26) selamat. Korban dan istrinya menempati rumah di Griya Sulfat Inside yang lokasinya berbatasan dengan aliran Sungai Bango. Akibat hujan deras, tanah di sekitar rumah korban longsor hingga teras rumah korban.

Basarnas bersama SAR gabungan tengah melakukan pencarian. Pasca kejadian, seluruh penghuni Perum Griya Inside berjumlah 8 KK dievakuasi. Polisi yang datang ke lokasi, memasang garis polisi. Akses menuju perumahan ditutup.

Koordinator lapangan Basarnas Surabaya, Ainul Makhdin mengatakan, ada sekitar 50 personel dari Basarnas dan SAR gabungan tengah melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai.

"Dalam pencarian ini, kami mengerahkan sebanyak 50 personel tim SAR gabungan. Pencarian dengan menyusuri aliran sungai," kata Ainul ditemui di posko pencarian, Selasa (19/1/2021).

Baca juga: Gubernur Khofifah dan Mendikdasmen Abdul Mu'ti Lepas 3.600 Lulusan SMK/LKP Jatim Bekerja di Luar Negeri

Tim pencarian dibagi menjadi empat Search And Rescue Unit (SRU). Masing-masing SRU berjumlah 8 orang.

"Keempat SRU tersebut dikerahkan untuk melakukan pencarian dan penyisiran di empat titik. Dimana untuk semua SRU, kami maksimalkan untuk melakukan penyisiran darat," jelasnya.

Untuk rute pencarian dan penyisiran, lanjut Ainul, SRU yang pertama melakukan pencarian dan penyisiran mulai Jembatan Bunulrejo hingga ke Tempat Kejadian Musibah (TKM), SRU kedua melakukan pencarian dan penyisiran mulai Jembatan Ranugrati hingga ke Jembatan Muharto.

Baca juga: Aksi Dramatis Polres Jember Ringkus Residivis Curanmor: Kejar-kejaran 25 Km hingga Duel Celurit

SRU ketiga dari Jembatan Muharto sampai Jembatan Gadang, dan SRU keempat dari Jembatan Gadang sampai ke Lowokdoro. "Kondisi medan menjadi kendala dalam proses pencarian. Kami juga memantau debit air sungai," terang Ainul.

Ainul menceritakan, saat kejadian korban tengah berada di teras rumah. Sore itu, di bawah guyuran hujan deras, korban nekat membersihkan kolam dan saluran air yang tersumbat. Tiba-tiba, terjadi tanah longsorĀ sekaligus membawa dua unit motor yang diparkir di teras rumah.

"Korban berusaha menyelamatkan motor itu, tapi akhirnya terbawa longsoran dan hanyut di aliran sungai," tutup Ainul. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru