Baca juga: Kembali Dari Bawean, Bupati Yani Lepas Keberangkatan Bantuan dan Kunjungi Korban Luka Gempa Bawean.
Jubir Satgas Penanganan Percepatan Covid-19 Kabupaten Gresik drg Saifudin Ghozali mengatakan, pihaknya terus menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.
“Selalu terapkan 5 M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mencegah kerumunan dan mobilitas,” ungkapnya.
Dikatakan, penyebaran Covid-19 yang begitu banyak di Gresik tentunya juga peranan penting bagi masyarakat untuk bersama menjaga dan bangkit di situasi pandemi Covid-19 yang hampir satu tahun ini. “Mari kita jaga diri, jaga keluarga, dan negara,” tuturnya.
Adaapun rincian tambahan kasus konfirm 23 pasien Covid-19 hampir merata ke beberapa Kecamatan di Kabupaten Gresik diantaranya, dari Kecamatan Benjeng 1 dari Desa Lundo. Kecamatan Balongpanggang 2 dari Desa Wotansari dan Ngampel. Kecamatan Duduksampeyan 1 dari Desa Tirem. Kecamatan Kedamean 1 dari Desa Glindah. Kecamatan Cerme 2 dari Desa Sukoanyar dan Dungus Lor. Kecamatan Sidayu 6 dari Desa Wadeng. Kecamatan Manyar 6 dari Desa Karangrejo 1, Pongangan 2, Roomo 1, Pejanggangan 1, Betoyokauman 1. Kecamatan Panceng 1 dari Desa Sumurber. Kecamatan Bungah 1 dari Desa Bungah. Dan Kecamatan Dukun 2 dari Desa Lowayu 1, Madumulyorejo 1.
Sedangkan untuk pasien sembuh ada 8 pasien yang tersebar di tiga kecamatan diantaranya, Kecamatan Duduksampeyan 6 dari Desa Duduksampeyan 4, Ambeng Ambeng Watangrejo 2. Kecamatan Menganti 1 dari Desa Gadingwatu. Dan Kecamatan Manyar 1 dari Desa Tanggulrejo.
Dan satu pasien yang meninggal dari Desa Roomo Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik.
Jumlah pasien positif ada 4470, 220 isolasi mandiri dan dirawat, 3925 sembuh, dan 298 meninggal. (hen)
Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes
Editor : Redaksi