KLIKJATIM.Com I Surabaya - Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Mohon doanya ibu2 dan Bapak2 atas keselamatan Anak Saya Fadli Satrianto Bin Sumarzen Marzuki yg ikut ke Pontianak sbg extra Crew Pilot dan Pesawat hilang kontak di Pulau Seribu.. semoga pesawat bisa diketemukan dan dgn kekuatan Allah SWT Dek Fadli Satrianto bisa selamat.Aamiin ya robbal alamin, Matur nuwun atas doanya yaaa bu dan bpk. Demikian tulisan Ninik ibuda dari Fadli Co Pilot Sriwijaya Air Fadly Satrianto di grup WhatsApp.
[irp]
Baca juga: Hari Ulang Tahun Golkar ke-57, DPD Golkar Surabaya Adakan Pendidikan Poltik Berkonsep Kemah
Salah satu kerabat Fadly Satrianto, Aditya membenarkan keponakannya itu ikut dalam penerbangan Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta – Pontianak yang hilang kontak diatas perairan kepulauan seribu. Dan menjadi kebiasaan dari Fadly selalu memberitahu ibunya setiap akan lepas landas dan landing.
“Dia sosok yang family man, kalem dan selalu memberi kabar mamanya dimana pun dan kapanpun,” kata Alumnus UPN Veteran Jatim ini.
Baca juga: Sidak The Trans Icon, Komisi A DPRD Surabaya Temukan Beberapa Pelanggaran
Aditya sendiri memiliki kenangan tersendiri dengan sosok Fadly. Sekitar sebulan lalu, bertemu dengan Fadly. Aditya diminta mencarikan jodoh anak podoaan. “Pokoknya manut asal anak pondoaan,” kata Adtya.
Menurut Aditya, Fadly bukannya tak bisa mencari jodohnya sendiri. Namun mungkin dari pengalaman calon pasangannya yang sebelumnya tak cocok. Hingga akhirnya dia mendambakan pasangan yang berlatar belakang anak pondok pesantren.
Baca juga: Dua Maling Motor Di-dor Polsek Sawahan
Alamat Fadly memang ada dua di Jalan Pagesangan Baru VI Nomor 6 dan Teluk Penanjung 17 RT 4 RW 5 Perak, Kota Surabaya. Salah satu dari dua rumah itu rencananya mau dijual. “Rumah yang Pagesangan akan dijual, soalnya gak ada yang menempati dan terlalu besar,” katanya.
Fadly Satrianto merupakan anak bungsu dari pasangan Sumarzen Marzuki dengan Ninik Andayani. (*)
Editor : Wahyudi