BI Proyeksikan Ekonomi Jatim Tumbuh hingga 6,3 % Pada 2021

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya--Ekonomi di Jatim diproyeksikan akan tumbuh antara 5,3 % hingga 6,3 % di tahun 2021 oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Jatim.

[irp]

Baca juga: Arus Barang Tumbuh 10,85 Persen, Pelindo Multi Terminal Cetak Kinerja Positif Semester I 2026

Proyeksi pertumbuhan tersebut bisa tercapai jika didorong masuknya investasi. Baik investasi asing maupun investasi dalam negeri.

Kepala KPBI Jatim, Difi Ahmad Johansyah mengatakan, sinergi berbagai elemen dari pemerintah, pengusaha dan masyarakat menjadi kunci pemulihan ekonomi.

Dari sisi pemerintah juga telah mewujudkan percepatan realisasi anggaran triwulan III 2020. Pada periode tersebut, belanja pemerintah Jatim sudah mencapai 65%.

“Semoga di sisa triwulan IV ini daya beli masyarakat bisa terjaga dan sektor konstruksi terus berjalan,” katanya, Jumat (1/1/2021).

Dia menjelaskan, untuk dapat mengembalikan kinerja perekonomian Jatim, perlu dukungan sektor ekonomi dengan multiplier effect tinggi, nilai tambah yang tinggi, dan keterkaitan industri hulu dan hilir. Seperti industri kertas, makan minum, tembakau, farmasi, kayu, dan karet.

Baca juga: Demo Tolak Pinjaman Rp786 Miliar di DPRD Jember Memanas, Massa Cekcok dengan Ratusan Kades

“Sektor perikanan, dan pertanian harus tetap didorong untuk mendukung penguatan ekonomi Jatim,” ujar Difi.

Sektor yang menjadi unggulan Jatim, imbuhnya, harus terus dioptimalkan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.

Sektor potensial juga harus difasilitasi, untuk meningkatkan daya saing dan sekaligus memperkuat kontribusi terhadap perekonomian Jatim.

Baca juga: Dari Pemula hingga Juara Nasional, Daya Fawziya Buktikan Pentingnya Edukasi Safety Riding

“Pengoptimalan kredit untuk berbagai sektor utama Jatim salah kunci percepatan pemulihan ekonomi,” terangnya.

Dia menjelaskan, dibutuhkan dukungan pembiayaan yang lebih besar untuk sektor akomodasi dan makan minum, transportasi, konstruksi, listrik, gas, dan air. Sehingga, sektor-sektor tersebut kinerjanya bisa lebih maksimal.

“Sinergi seluruh pihak terkait menjadi kunci utama dalam membangun optimisme pemulihan ekonomi Jatim,” tandasnya. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru